Breaking News:

7 Senpi Polda Babel Dicuri

Curi Pistol Polda Babel, Oknum Polisi Ini Dijerat Pasal Berlapis

Pencurian tujuh pistol jenis HS milik Polda Kepulauan Bangka Belitung melibatkan empat oknum anggota Polri.

bangkapos.com/Deddy Marjaya
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi dan Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi saat mengelar jumpa pers Kamis (30/4/2020) 

Tanggal 15 Maret 2020 Bripda Abrar Febiandy sempat menjual 1 pucuk senpi kepada warga bernama Rs seharga Rp 5 juta.

Tanggal 26 Maret 2020 Bripda Megy pulang ke Palembang dan kembali menawarkan 1 pucuk senpi lagi seharga Rp 15 juta kepada Bripda Bimo dengan alasan butuh uang karenaayahnya sakit.

Setelah uang ditransfer oleh Bripda Bimo selanjutnya Bripda Megy meluncur ke OKU Timur mengambil senpi yang ditanam dibelakang rumah orangtuanya kemudian menyerahkan kepada Bripda Bimo bersama 20 butir peluru.

Tanggal 18 Maret 2020 Bripda Megy kembali ke Pangkalpinang dan membagi uang sama sama Rp 7,5 juta dengan Bripda M Abrar Febiandy.

Tanggal 18 April 2020 Bripda M Abrar Febiandy memindahkan 3 pucuk senpi dari rumahnya kerumah rekannya warga sipil Yahya di Kampung Keramat Pangkalpinang tanpa sepengetahuan pemilik rumah.

Tanggal 20 April 2020 Rs yang sempat membeli senpi dari M Abrar mengembalikan dan uangnya juga dikembalikan Bripda M Abrar Febiandy.

Senpi tersebut kemudian disembunyikan dibalik perahu.

Tanggal 27 April 2020 Tim Opnsal Subdit Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan mengamankan Bripda M Abrar Febiandy dan Bripda Megy Arya.

Selanjutnya menyita 4 pucuk senpi terdiri dari 2 pucuk diamankan dari plafon rumah Yahya dan 2 pucuk diamankan dari bawah perahu yang ada di rumah Yahya.

Berdasarkan keterangan Bripda Megy 3 pucuk senpi lainnya dijual kepada Bripda Bimo.

Tanggal 28 April 2020 Polda Kepulauan Bangka Belitung berkoordinasi dengan Polda Sumsel terkait 3 pucuk senpi yang dijual kepada Bripda Bimo anggota Sat Sabara Polres OKU Selatan.

Setelah diamakan Bripda Bimo kemudian dilakukan penggeledahan kamar kostnya di Simpang Ketuai Kecamatan Muara Dua. 2 pucuk senpi ditemukan di lemari pakaian.

Berdasarkan keterangan Bripda Bimo 1 pucuk senpi lainya dijual kepada Bripda Angga Angga anggota Polres OKU Timur, Bripda Angga kemudian diamankan dan 1 pucuk senpi didapat di kamar kostnya.

Bripda Bimo dan Bripda Angga serta Bripda Bripda Saribi (saksi teman kos Bimo) dibawa ke Polda Sumatera Selatan bersama BB 3 pucuk senpi.

Tanggal 29 April 2020 menggunakan helikopter Bripda Bimo, Bripda Angga dan Bripda Saribi (saksi) bersama BB 3 pucuk senpi dijemput.

Penjemputan dilakukan menggunakan helikopter milik Polda Kepulauan Bangka Belitung dari Polda Sumsel.

Bripda BAS saat tiba di Polda Kepulauan Bangka Belitung diapit Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi dan Ipda Defriansyah Rabu (29/4/2020)
Bripda BAS saat tiba di Polda Kepulauan Bangka Belitung diapit Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi dan Ipda Defriansyah Rabu (29/4/2020) (Bangkapos/Deddy marjaya)

Pencurian Senpi Jadi Sorotan

Pengungkapan kasus hilangnya 7 pucuk senjata api (senpi) genggam jenis Pistol HS milik Polda Kepulauan Bangka Belitung menjadi sorotan.

Kerja keras Subdit III Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung membuahkan hasil dengan berhasil mengamankan kembali 7 pucuk senpi tersebut.

Senpi BB yang diamankan saat ini masih berada di Subdit III Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung. Sedangkan 4 oknum personil polri yang terlibat sudah dijadikan tersangka serta 1 orang lagi sebagai saksi.

7 Senpi yang dicuri oleh Bripda M Abrar Febiandy personil Sat Samapta Polres Bangka Tengah dan Bripda Megy Arya Personil Dit Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung yang telah jadi tersangka semuanya berhasil diamankan.

Antara lain 4 pucuk diamankan dari rumah warga Pangkalpinang yang disembunyikan disana tanpa diketahui pemilik rumah. Diantaranya bernomor seri HS Reg H191820, HS Reg H191828, HS Reg H191836 dan HS Reg H191850.

Tiga pucuk senpi lainnya diamankan dari tangan personil Polda Sumsel yang membelinya.

Yakni Bripda Bimo Arnol Sakristi personil Sat Samapta Polres OKU Selatan dan Bripda Angga Ardianto personel Sat Samapta Polres OKU Timur.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan Bripda Ahmad Muharom Saribi Personil Sat Samapta Porles OKU Selatan berstatus saksi dalam kasus tersebut.

Tiga senpi lainnya tersebut bernomor seri, HS Reg H 191815, HS Reg H 191826 dan HS Reg H 191833.

"Total 7 pucuk senpi yang hilang dicuri semua berhasil kita amankan ada 4 oknum yang jadi tersangka dan 1 masih sebagai saksi," kata AKBP Maladi.

Press release hilangnya senpi milik Polda Kepulauan Bangka Belitung Kamis (30/4/2020)
Press release hilangnya senpi milik Polda Kepulauan Bangka Belitung Kamis (30/4/2020) (Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Empat Personil Polri Jadi Tersangka

Polda Kepulauan Bangka Belitung akhirnya melakukan release resmi terkait kasus hilangnya 6 pucuk senpi pistol HS milik Polda Kepulauan Bangka Belitung yang dicuri Kamis (30/4/2020).

Press release digelar di Bid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung oleh Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Maladi didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi.

Empat oknum personil Polri telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut.

Antara lain Bripda M Abrar Febiandy personil Sat Samapta Polres Bangka Tengah dan Bripda Megy Arya personil Dit Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Keduanya adalah pelaku pencurian 7 pucuk senjata api genggam jenis HS di Gudang Logistik Dit Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung kawasan Aspol Jalan Sungai Selan Kota Pangkalpinang milik.

Selain itu dua oknum polri Polda Sumsel juga dijadikan tersangka yang membeli 3 pucuk senpi. Antara lain Bripda Bimo Arnol Sakristi personil Sat Samapta Polres OKU Selatan dan Bripda Angga Ardianto personel Sat Samapta Polres OKU Timur.

Sedangkan Bripda Ahmad Muharom Saribi personil Sat Samapta Porles OKU Selatan berstatus saksi dalam kasus tersebut.

"Empat oknum yang terlibat sudah ditetapkan sebagai tersangka sedangkan 1 personil lagi berststus saksi dalam kasus ini," kata AKBP Maladi. 

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved