Breaking News:

Dana BOS dan BOP Bisa untuk Bayar Honor Guru Non-ASN

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan keleluasaan bagi kepala sekolah untuk menggunakan dana

Bangkapos.com
Ilustrasi dana BOS 

Dana BOS dan BOP Bisa untuk Bayar Honor Guru Non-ASN

BANGKAPOS.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberikan keleluasaan bagi kepala sekolah untuk menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Biaya Operasional Penyelenggaraan (BOP) serta Pendidikan Kesetaraan.

Kebijakan ini dikeluarkan guna mendukung program pembelajaran dari rumah selama penetapan status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 oleh pemerintah.

Kepala Sekolah SMA 9 Manado Meydi Tungkagi menyambut baik aturan kebijakan tersebut. Sebab dengan aturan baru memungkinkan sekolah menggunakan dana BOS untuk pembayaran honor guru non-ASN.

“Kami sangat bersyukur. Ini sudah sangat meringankan sekolah untuk membayar honor guru non-ASN. Jadi kami tidak takut lagi untuk menggunakannya,” jelasnya terangnya melalui sambungan telepon, Selasa (28/4/2020).

Pasalnya, terang Meydi, sebelumnya dana sekolah untuk pembayaran honor guru non-ASN masih minim dan seringkali tertunda.

“Paling tidak ini sudah bisa menghargai guru. Kami merasa lega karena tidak menunda lagi pembayaran,” jelasnya.

Sebelumnya, pembayaran guru non-ASN dibiayai dari dana BOS, pemerintah provinsi (Pemprov), dan sumbangan sukarela dari orang tua siswa.

Saat ini, SMA 9 Manado memiliki 70 guru ASN, 17 guru non-ASN Tenaga Harian Lepas (THL) dibiayai Pemprov, dan 17 guru non-THL yang kini dapat dibiayai dari dana BOS.

“Untuk guru non-THL yang disebut guru honor, saat ini tinggal tiga yang belum masuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” ungkapnya.

Halaman
1234
Editor: Evan Saputra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved