Breaking News:

Info Terkini Ibadah Haji 2020, Bisa Jadi Dibatasi Hanya untuk Usia 50 Tahun ke Bawah

WHUC telah melakukan survei persiapan pelaksanaan haji tahun 1441H/2020M yang melibatkan 25 negara pengirim jemaah haji.

Editor: fitriadi
Instagram @edres_amjad
Sholat Tarawih di Masjidil Haram, Mekah, di tengah wabah Corona. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Sampai kini belum ada kepastian apakah ibadah haji tahun 2020 jadi dilaksanakan atau tidak.

Pemerintah Indonesia masih menunggu kabar terbaru dari pemerintah Arab Saudi.

Jika pun ibadah haji tahun ini batal dilaksanakan karena dampak pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama sudah menyiapkan skenario pengembalian biaya haji kepada calon jemaah.

World Hajj and Umrah Convention (WHUC) telah melakukan survei persiapan pelaksanaan haji tahun 1441H/2020M yang melibatkan 25 negara pengirim jemaah haji.

Hal ini diungkapkan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar saat membuka Rapat Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) melalui telekonferensi.

"Dari 25 negara tersebut, salah satunya termasuk Indonesia," kata Nizar di Jakarta, Senin (27/04/2020).

Kemenag Tunggu Kebijakan Soal Keberangkatan Jamaah Haji, Virus Corona Khawatir Jadi Ancaman

Menurut Nizar, survei ini diselenggarakan kerjasama Biro Perencanaan Kementerian Haji dengan WHUC.

Hasil survei ini nantinya akan dilaporkan kepada Menteri Haji dan Raja Salman sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.

"Hasil survei ini nantinya diharapkan dapat memberikan masukan untuk Kementerian Haji atau Raja Salman dalam mengambil kebijakan tentang penyelenggaraan haji 1441H/2020M," ujarnya.

“Dari 25 negara yang berpartisipasi dalam pelaksanaan survei, sudah ada 15 negara yang mengembalikan form survei tersebut, termasuk Indonesia,” lanjutnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved