Ramadhan 2020
Ramadhan di Rumah, Syari'at Sosial Distancing dan Pahalanya, Begini Kata Ustaz Yuda
Jangan sampai keegoisan kita yang tidak mau berdiam diri di rumah mendatangkan bahaya untuk orang lain, pilihannya hanya dua, kalau tidak menulari,
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Hendra
الضرر يزال
Artinya:
"Bahaya itu harus dihilangkan."
Dasar dari Qoidah ini adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Malik di dalam kitab al-Muwatho' dari Abi Sa'id al-Khudri, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda:
لا ضرر و لا ضرار
Artinya:
"Tidak boleh mendatangkan bahaya bagi diri sendiri maupun orang lain."
(Al-Asybah wa Al-Nazhoir, hal. 132)
Oleh karena itu, kenapa rokok tidak sukai dalam pandangan syar'iat, karena mendatangkan bahaya kesehatan yang sudah jelas pada diri sendiri juga pada orang lain, kita semua tahu bahwa perokok pasif lebih beresiko dibanding perokok aktif.
Demikian pula halnya dengan Covid-19 ini, jangan sampai keegoisan kita yang tidak mau berdiam diri di rumah mendatangkan bahaya untuk orang lain, pilihannya hanya dua, kalau tidak menulari, ditulari.
Seumpama memang kita memiliki imunitas yang baik kemudian kelak akan sembuh kembali, tapi pikirkan mereka yang mungkin tidak memiliki imunitas sebaik kita, terlebih orang yang kita sayangi.
Maka cukuplah bagi kita petunjuk Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, kita bertawakkal kepada Allah dan ridho dengan setiap ketentuan-Nya namun juga tetap maksimal berikhtiar menjaga diri dan keluarga dari kemudharatan virus yang menyebar.
Allahu musta'an.
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/ustaz-yuda-abdurahman.jpg)