Kamis, 9 April 2026

Virus Corona di Bangka Belitung

Ustadz Dede Harap Pemprov Babel Segera Salurkan Bantuan ke ODP dan PDP Covid-19

Permintaan agar Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk segera menyalurkan bantuan datang dari Anggota DPRD, Ustadz Dede Purnama Alzulami.

bangkapos.com/Ramandha
Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Ustadz Dede Purnama Alzulami 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Permintaan agar Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk segera menyalurkan bantuan terhadap masyarakat terdampak Virus Corona (Covid-19), juga datang dari Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung, Ustadz Dede Purnama Alzulami.

Hal tersebut disampaikannya kepada Bangkapos.com, Senin (4/5/2020) sore. Ia juga berharap penyaluran dana dapat dilakukan tepat sasaran..

Sehingga dapat menyentuh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) serta pasien dalam pengawasan (PDP).

"Kami di komisi 4 kemarin mendapatkan informasi dari masyarakat. Bantuan dana yang sudah disahkan Rp 2 Milyar kemarin masih belum tersalurkan," jelasnya, Senin (4/5/2020).

Ustadz Dede Purnama Alzulami mengatakan bantuan itu diyakini belum tersalurkan secara merata ke masyarakat terdampak Virus Corona (Covid-19), khususnya bagi warga berstatus ODP dan PDP.

Pihaknya menyayangkan anggaran yang sudah disahkan sejak 1 bulan lalu ini, berdasarkan pantauan di lapangan hingga saat ini masih belum tersalurkan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Sosial (Dinsos) Babel.

"Harus segera dilaksanakan. Karena kan mereka ODP, pastinya mereka harus isolasi mandiri di rumah. Mereka mau keluar cari uang kan tidak bisa," ucapnya.

Sementara itu terkait pendataan masyarakat penerima bantuan sosial yang sesuai dengan permintaan Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman yakni, 50 KK per desa dikatakannya memang belum tersalurkan.

Dede menuturkan belum tersalurkannya bantuan itu karena hingga saat ini pihaknya masih menunggu data valid dari Pemprov Babel untuk selanjutnya disahkan.

"Banggar masih memending (tunda) itu, karena sampai sekarang belum ada data usulan dari mereka (pemprov). Artinya ada keterlambatan dalam perkara ini," ungkapnya.

"Kita minta agar segeralah pemprov (Babel) memberikan data itu," lanjut Dede.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved