Breaking News:

Pelaku Penganiayaan Terungkap

Kasus Pengeroyokan di Tambak Udang Desa Rambat, Kapolres Sebut Pelaku Bisa Saja Bertambah

Tak menutup kemungkinan, kata Adenan jumlah tersangka tersebut bertambah jika terdapat bukti baru dalam hasil penyedikan nanti.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: Hendra
Bangka Pos/Anthoni Ramli
Kapolres Bangka Barat, AKBP M Adenan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus pengeroyokan dan penganiayaan pegawai tambak udang, Yulidar dan Arief di areal tambak udang Desa Rambat, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (2/5/2020) masih terus diselidiki oleh Satuan Reskrim Polres Bangka Barat.

Kapolres Bangka Barat AKBP Adenan, menyebut sementara ini baru 4 pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka adalah Afui, Leon, Chang Ato dan Hen. Ke empat pelaku merupakan warga desa Rambat, Kecamatan Simpang Teritip.

Namun tak menutup kemungkinan, kata Adenan jumlah tersangka tersebut bertambah jika terdapat bukti baru dalam hasil penyedikan nanti.

"Untuk kasus pengeroyokan sementara ini masih 4 orang bisa berkembang, kalau memang berkembang bisa bertambah. Kalau memang hanya 4 itu saja ya artinya hanya keempatnya saja," ujar Adenan disela penurahan baksos di halaman Mapolres, Selasa (5/5/2020).

BREAKING NEWS: Identitas Pelaku Penganiayaan Haryanto Terungkap

Haryanto Dianiaya, Ditemukan Terkapar, Jari Tangannya Putus, Polisi Duga Motifnya Ketersinggungan

BREAKING NEWS, Viral Dugaan Korban Begal Dirawat, Jemari Tangan Putus dan Kuping Nyaris Putus

Adenan belum bisa memastikan ada atau tidak aktor di balik kasus pengeryokan tersebut. Namun sejauh ini kata dirinya belum ada.

Bahkan belum lama ini sejumlah perwakilan warga desa Rambat sempat menemui dirinya menanyakan perkembangan kasus tersebut.

" Kalau aktor sejauh ini belum ada. kemarin sebagian masyarakat ketemu saya, ya kami sampaikan namanya proses hukum kamu berbuat melakukan tindak pidana kita penegak hukum akan tetap memprosesnya. Yang jelas kalau di kepolisian kita profesional tidak ada kepentingan pihak mana pihak mana, ya kamu melakukan tindak pidana kita proses," tegasnya. (Bangkapos.com/Antoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved