Breaking News:

Kriminalitas

Ibunda Dua Terdakwa Pembunuh Hakim Jamaluddin Beri Kesaksian, Sempat Histeris di Depan Hakim

Dalam penjelasannya, Rini tidak mengetahui bahwa anaknya terlibat dalam pembunuhan hakim Jamaluddin

Editor: khamelia
Alif Al Qadri Harahap/Tribun Medan
Saksi Rini Siregar, ibunda Jefri Pratama dan Reza Fahlevi, menangis histeris saat memberikan keterangan dalam kasus pembunuhan hakim Jamaluddin, di PN Medan, Jumat (8/5/2020). 

BANGKAPOS.COM--Sidang lanjutan pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin, yang dilakukan oleh Zuraida Hanum (41), Muhammad Jefri Pratama (42), dan Muhammad Reza Fahlevi (29), menghadirkan saksi Rini Siregar.

Rini Siregar adalah ibu kandung dari Jefri Pratama, yang juga merupakan ibu sambung Reza Fahlevi.

Dalam penjelasannya, Rini tidak mengetahui bahwa anaknya terlibat dalam pembunuhan hakim Jamaluddin.

"Saya tidak tahu Pak, saya tahu saat dia diangkat polisi, dan keretanya (sepeda motor) diangkat untuk dijadikan barang bukti," kata Rini Siregar di ruang Cakra VIII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (8/5/2020) sore.

Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik kemudian menanyakan apakah mengetahui keterlibatan Reza karena ikut campurnya terdakwa Jefri.

Rini mengaku saat itu belum tahu. "Belum tahu, waktu itu masih Reza saja," katanya.

Erintuah pun menanyakan Rini pernah menanyakan kepada anaknya terkait motif pembunuhan tersebut.

"Tidak pak, saya tidak pernah nanya. Karena takut jadi beban sama dia. Jadi stres nanti dia," katanya.

Sementara itu, tim kuasa hukum terdakwa Jefri Pratama menanyakan tentang masa lalu Reza dan Jefri semasa sekolah.

"Apakah pernah waktu sekolah, Reza atau Jefri berkelahi semasa sekolah? Buat keributan atau sebagainya?" tanya penasihat hukum kepada Rini Siregar.

Mendengar pertanyaan itu, Rini tak tahan menahan air matanya.

"Anak saya, anak yang baek. Anak yang patuh," katanya sambil menangis histeris.

Hakim pun langsung mengambil alih sidang dan meminta penasihat hukum untuk tidak memberikan pertanyaan yang bisa membuat saksi histeris.

"Sudah-sudah, ganti pertanyaanmu," kata Hakim.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved