Breaking News:

Virus Corona

Lion Air Terbang Mulai 10 Mei, Kemenhub Perintahkan Cegah Covid-19 di Bandara

Angkasa Pura diminta lebih antisipatif terhadap jadwal kedatangan penumpang di bandara dan selalu siap menerapkan protokol kesehatan.

IST/Tim Gugus Tugas Covid-19 Babel.
Petugas Bandara sedang melakukan pemeriksa kelengkapan surat menyurat penumpang ketika tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka Belitung. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Maskapai penerbangan Lion Air Group memastikan diri akan terbang di rute-rute domestik mulai 10 Mei 2020.  

Kepastian jadwal penerbangan Lion Air ini setelah Pemerintah mengizinkan maskapai penerbangan beroperasi lagi.

Terkait hal ini, Kementerian Perhubungan meminta operator bandara PT Angkasa Pura 2 (AP2) dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) lebih antisipatif terhadap jadwal kedatangan penumpang di bandara sehingga selalu siap dalam menerapkan protokol kesehatan terkait dengan penanganan Covid-19.

Instruksi ini disampaikan menyusul terjadinya penumpukan penumpang penerbangan internasional yang tiba hampir bersamaan di terminal 3 Soekarno Hatta, Kamis 7 Mei 2020 siang hingga sore hari.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan no 18 tahun 2020, diwajibkan kepada seluruh operator bandara untuk menerapkan protocol kesehatan yang ketat termasuk dengan mengatur jaga jarak penumpang baik di saat keberangkatan maupun kedatangan di semua lokasi di bandara," ujar Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto.

"Sebelumnya kami juga telah mengingatkan agar KKP yang berada di bawah Kementerian Kesehatan memberikan layanan yang lebih baik kepada para penumpang agar tidak terjadi antrian panjang,” lanjut Novie Riyanto.

Ada lebih dari 400 orang penumpang WNI yang sebagian besar adalah pekerja migran Indonesia yang tiba hampir bersamaan menggunakan empat maskapai yang berbeda.

Mereka harus melewati proses protocol kesehatan berupa pengecekan Healt Alert Card, pemeriksaan suhu tubuh, pemeriksaan saturasi oksigen, wawancara per penumpang dan rapid test untuk WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal.

Prosesnya memakan waktu lama sehingga memicu antrian panjang yang menyebabkan penumpukan orang di beberapa titik.

Kondisi di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang sempat memanas pada Minggu (15/3/2020). Para pengguna jasa Bandara Soetta tampak gusar di pelataran Terminal 3. (Warta Kota/Andika Panduwinata)
“ KKP harus lebih cepat memberikan pelayanan dengan menambah lebih banyak sumber daya manusia di bandara, dan juga harus lebih baik dalam memberikan penjelasan tentang proses pengecekan kesehatan kepada seluruh penumpang," tegas Novie.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved