Breaking News:

Serahkan BLT Dana Desa, Pesan Markus: Bukan untuk Beli Rokok dan Pulsa

Bupati Bangka Barat Markus SH meminta warga penerima Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT DD)

Ist
Bupati Markus saat menyerahkan BLT dana desa di desa Mayang 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bupati Bangka Barat Markus meminta warga penerima Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT DD) tidak menggunakan uangnya untuk membeli rokok dan pulsa melainkan membeli kebutuhan pokok.

“Saya minta uang BLT-DD yang bapak/ibu terima hari ini tidak dipakai buat beli pulsa. Jangan, tapi untuk kebutuhan pokok sehari-hari, untuk kebutuhan lebih mendesak seperti makanan dan kebutuhan sekolah," kata Markus di balai desa Kundi kecamatan Simpang Teritip, Jumat (8/5).

Bupati Markus SH menyerahkan BLT dana desa secara simbolis untuk warga desa Simpang Tiga Kecamatan Simpang Teritip, Jumat (8/5) pagi.
Bupati Markus SH menyerahkan BLT dana desa secara simbolis untuk warga desa Simpang Tiga Kecamatan Simpang Teritip, Jumat (8/5) pagi. (Ist)

Dalam kesempatan ini, Bupati Markus memberikan BLT-DD secara simbolis untuk selanjutnya diberikan kepada 156 penerima manfaat di desa Kundi.

Seperti diketahui, bantuan langsung tunai yang bersumber dari dana desa ini merupakan bagian jaring pengaman sosial yang dikucurkan pemerintah selama wabah pandemi covid19.

Adapun jangka waktu penyaluran BLT-DD bisa dilakukan selama tiga bulan terhitung sejak April 2020. Besaran BLT-Dana Desa per bulan Rp 600 ribu per keluarga.

"Jadi saya ingin sampaikan, bagi warga yang sudah menerima PKH juga bansos dari Kemensos untuk yang terdata di DTKS, tidak boleh lagi terima BLT dana desa. Ini perlu diketahui supaya tidak saling iri dan mencurigai," pungkas Markus.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved