Berita Bangka Selatan

Ibu Dua Anak di Bangka Selatan Teguk Racun Rumput, Diduga Depresi Terlilit Utang Arisan

Seorang ibu dua anak di Desa Keposang Kecamatan Toboali memilih mengakhiri hidupnya dengan meneguk cairan racun rumput.

Ilustrasi Depresi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Seorang ibu dua anak di Desa Keposang Kecamatan Toboali memilih mengakhiri hidupnya dengan meneguk cairan racun rumput.

Aksi nekat ini dilakukan diduga karena ia terlilit utang arisan.

Kepala Desa Keposang, Rakhmad menyatakan, kejadian ini terjadi pada Selasa (5/5/2020) lalu.

Ibu dua anak yang diketahui berinisial DW (28) memilih meneguk racun rumput dikarenakan terkena masalah hutang uang arisan.

Rakhmad menyatakan pada Rabu, (6/5/2020) DW masih sempat dilarikan ke RSUD Kabupaten Bangka Selatan untuk mendapatkan perawatan sebelum akhirnya meninggal dunia.

"Sebelum meninggal, almarhumah sempat dirawat di RSUD Kabupaten Bangka Selatan," ujarnya pada Senin, (11/5/2020).

Rakhmad mengatakan, DW memilih meneguk racun rumputkarena sudah depresi untuk membayar hutang arisan yang dijalaninya.

"Info yang kami terima, almarhumah meneguk racun karena belum bisa membayar hutangnya ketika bermain arisan," imbuhnya.

Saat ini Almarhumah DW meninggalkan dua orang anak dan meninggalkan suaminya.

Disclaimer

Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Setiap orang punya beban psikologis masing-masing, namun mengakhiri hidup melalui bunuh diri bukanlah jalan keluar. 

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, jangan ragu bercerita, konsultasi ke psikolog/psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa. 

Berbagai saluran telah tersedia untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah Hotline Kesehatan Jiwa RSD/RSJ atau lembaga terkait setempat. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved