Berita Pangkalpinang

Moda Transportasi Diizinkan Beroperasi, Didit: Sudah Dipertimbangkan Secara Matang

Keputusan ini juga sesuai intruksi Dirjen Perhubungan RI yang mengharuskan pemerintah daerah harus mengikuti dan menyiapkan langkah pencegahan

bangkapos.com / Ramandha
Ketua DPD PDIP Babel, Didit Srigusjaya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dibukanya akses keluar masuk ke wilayah Provinsi Bangka Belitung (Babel), baik melalui laut dan udara, memberikan harapan sejumlah masyarakat yang berada di luar daerah untuk bertemu keluarga saat lebaran Idul Fitri tahun ini akhirnya terwujud.

Pada akhirnyapun pemerintah memberikan kelonggaran regulasi kepada calon penumpang yang ingin berpergian menggunakan pesawat, kapal laut serta moda transportasi lainnya.

Satu diantaranya yakni para penumpang harus mempunyai surat keterangan bebas dari Covid-19 yang dibuktikan hasil rapid test.

Menanggapi fenomena tersebut, Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Didit Srigusjaya meminta pemerintah daerah (pemda) dapat terus bersiap menghadapi berangsur-angsurnya kondisi berdatangannya masyarakat yang pulang ke Babel.

Hal ini, harus dilakukan dengan segera bertindak sebaik mungkin mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19).

"Yang pertama kesiapan kita harus matang. Karena ini (akses) sudah dibuka. Harus dilakukan rapid testlah ke mereka (penumpang)," jelasnya kepada Bangkapos.com, Senin (11/5/2020).

Terkait masuknya sejumlah 34 penumpang yang masuk ke Pulau Bangka melalui Bandara Depati Amir pada Minggu (10/5) kemarin, diyakininya, pengantisipasian berdasarkan protokoler Covid-19 pun pastinya sudah dilakukan oleh tim gugus Covid-19 Babel.

"Kita sudah antisipasi ini dari jauh hari kok. Tim juga pastinya sudah bergerak dengan sebaik-baiknya," ucap Didit.

Sementara, disinggung apakah kelonggaran ini merupakan solusi terbaik, dikarenakan ditinjau dari sisi psikologis manusia membutuhkan kenyamanan saat bertemu keluarga dan berimbas pada kualitas kesehatan, menurut Didit, hal ini bisa saja terjadi.

Namun, ia tidak ingin menyalahkan gubernur perihal kembali dibukanya akses tersebut.

Dikatakannya, pembukaan akses keluar masuk daerah tentunya sudah berdasarkan pertimbangkan secara mendalam.

Selain itu, keputusan ini juga sesuai intruksi Dirjen Perhubungan RI yang mengharuskan pemerintah daerah harus mengikuti dan menyiapkan langkah pencegahan penyebaran Covid-19 ini.

"Ini kan sudah dipertimbangkan secara matang kok. Mau gak mau, karena ini sudah instruksi pusat, kita harus siap. Siap atau tidak siap, sudah ada kok masyarakat yang masuk," sebutnya.

"Yang penting, itu tadi (rapid test), harus dilakukan ketika mereka masuk. Sementara untuk masyarakat yang baru pulang, silahkan ikuti aturan pemerintah. Isolasi dulu di rumah," pungkas Didit.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved