Virus Corona di Bangka Belitung

Arti Ungkapan Damai dengan Corona oleh Presiden Jokowi, Ini Kata Tim Gugus Covid-19 Bangka Belitung

Ungkapan Presiden Jokowi yang menyebutkan agar berdamai dengan Virus Corona (Covid-19

bangkapos.com/Ramandha
Ketua Sekretariat Puskodalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa saat menghadiri salah satu konferensi pers terkait Covid-19 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ungkapan Presiden Jokowi yang menyebutkan agar berdamai dengan Virus Corona (Covid-19), namun harus tetap waspada agar tidak terjangkit.

Dengan kata lain, ungkapan itu dimaksudkan agar perekonomian tetap tumbuh dan masyarakat kembali beraktivitas dengan protokol kesehatan tetap harus dijalankan.

Terkait pernyataan tersebut, Ketua Sekretariat Puskodalops Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa memberikan komentarnya.

Mikron mengatakan ungkapan Presiden tentunya mempunyai maksud dan tujuan dengan memikirkan segala sudut pandang secara mendalam.

Pihaknya juga menanggapi dengan bijak pernyataan Presiden Jokowi, dalam artian masyarakat tetap harus melakukan protokoler kesehatan tentang pencegahan penyebaran Covid-19.

"Kita sikapi dengan baik. Artinya virus (Corona) itu sudah ada di kita mau tidak mau. Tapi kan kita sebisa mungkin meminimalisir kemungkinan yang terjadi," jelasnya kepada Bangkapos.com, Selasa (12/5/2020).

Namun ia tetap mengajak masyarakat untuk peduli dengan diri masing-masing. Hal ini diartikan seluruh elemen masyarakat tetap berusaha menjaga jarak (Physical Distancing).

"Harus dijaga (kesehatan), tetap menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan menjaga kontak fisik," ungkapnya.

Pernyataan Presiden disambut dengan akan digelarnya rapid test massal oleh pihaknya dalam beberapa waktu mendatang.

Direncanakan rapid test ini akan menyusur lokasi-lokasi, wilayah/daerah yang pernah terkonfirmasi positif Corona.

Hal ini sehingga dapat dilakukan klaster yang diharapkan dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat untuk menjalankan aktivitasnya.

"Apabila sudah dilakukan klaster tadi, masyarakat dapat dengan pasti mengetahui tentang dimana saja wilayah yang termasuk zona Covid-19 atau yang bebas dari zona pandemi mematikan itu," ucapnya.

(Bangkapos.com/Ramandha)

Penulis: Ramandha
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved