3 Kesalahan yang Kerap Dilakukan Pengendara Motor Kopling

Saat jari menempel pada tuas kopling bisa menyebabkan kopling tidak menekan pressure plate secara penuh.

Otomania/Setyo Adi
Test ride Honda CMX500 Rebel. 

BANGKAPOS.COM - Kesalahan dalam mengendarai sepeda motor kopling tidak hanya dilakukan oleh pengendara pemula saja, tetapi yang sudah terbiasa pun terkadang masih banyak kesalahannya.

Kesalahan yang dilakukan ini tidak hanya bisa memperpendek usia komponen kendaraan, tetapi juga bisa membahayakan pengendara.

Menurut Head of Safety Riding Wahana, Main Dealer motor Honda untuk wilayah Jakarta-Tangerang Agus Agus Sani, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh pengendara motor kopling.

1. Jari menempel di tuas kopling

Kebiasaan ini seolah sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh para pengendara motor kopling.

Padahal, jika hal itu terus dilakukan akan berdampak pada usia komponen kendaraan terutama kampas kopling.

"Kesalahan pertama yang sering dilakukan oleh pengendara motor kopling adalah ketika motor berjalan jari tangan mereka selalu standby pada tuas kopling," ujar Agus kepada Kompas.com, belum lama ini.

Saat jari menempel pada tuas kopling bisa menyebabkan kopling tidak menekan pressure plate secara penuh.

Hal ini menimbulkan terjadinya gesekan antara pelat kopling dan friction plate sehingga kampas kopling mudah aus.

Padahal komponen tersebut mempunyai peranan yang sangat vital, yaitu meneruskan daya dari mesin ke transmisi, akibatnya mesin bekerja keras tetapi motor tidak bisa lari.

Halaman
12
Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved