Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dampak Covid-19, Jalur Afirmasi Penerimaan Peserta Didik Baru Ditambah 5 Persen

Dinas Pendidikan Provinsi Babel telah menambah kuota 5 persen untuk jalur afirmasi penerimaan peserta didik baru.

Penulis: Riki Pratama | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Riki Pratama
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, M Soleh 

BANGKAAPOS.COM,BANGKA--Dampak Covid-19 yang telah mewabah berbulan-bulan membuat kondisi perekonomian saat ini memburuk dan banyak warga kehilangan pekerjaan dan penghasilan akibatnya.

Selain itu diprediksi orang miskin baru bertambah di tengah wabah Covid-19 saat ini.

Dengan alasan tersebut, untuk mengantisipasi keluarga kurang mampu, agar tetap bisa melanjutkan sekolah, Dinas Pendidikan Provinsi Babel telah menambah kuota 5 persen untuk jalur afirmasi, untuk mereka yang kurang mampu dari segi perekonomian.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Muhammad Soleh, mengatakan penerima peserta didik baru yang akan dilaksanakan tahun ini pada 15 Juni nanti, membuka empat jalur untuk siswa masuk ke sekolah yang diinginkan.

"Jalur tersebut adalah, zonasi, afirmasi, mutasi dan prestasi, untuk jalur masuk ke SMA/SMK/MA ini zonasi 50 persen mutasi 5 persen, prestasi 25 persen sama seperti tahun lalu, sedangkan Afirmasi 20 persen, bertambah 5 persen dari sebelumnya hanya 15 persen," jelas Soleh kepada Bangkapos.com, Rabu (13/5/2020).

Soleh menjelaskan, untuk jalur afirmasi tahun lalu kuota hanya 15 persen sedangkan pada tahun ini ditambah menjadi lima persen, karena melihat pandemi Covid-19 karena bertambahnya masyarakat kurang mampu akibatnya.

"Afirmasi yang merupakan jalur anak kurang mampu ini selain dibuktikan dengan Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan dan Kartu Prasejahtera dapat dijuga dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari dinas sosial kabupaten/Kota, SKTM ini hanya boleh dari dinsos bukan dari RT atau kelurahan," harapnya.

Dia menjelaskan nantinya, KIP, PKH, prasejahtera maupun SKTM dari Dinsos dikirim ke sekolah asal, sekolah asal akan merekap, kemana tujuannya dari sekolah asal ke sekolah tujuanya.

"Sesuai jadwal pendaftaran PPDB tahun ini dimulai 15 juni hingga 30 Juni kendati kondisi masih pandemi covid-19 tidak pengaruh, pendaftaran PPDB tetap sesuai jadwal di bulan Juni ini. PPDB tahun ini semua online kecuali saat daftar ulang 6-10 juli nanti, siswa harus hadir ke sekolah untuk verifikasi data, agar tidak ada manipulasi data," ingat Soleh. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved