Berita Bangka Selatan

Jalan Desa Payung-Pangkal Buluh Sempat Terendam Banjir Sepinggang Orang Desawa, Kini Berangsur Surut

Kini secara perlahan debit air mulai surut dan jalan kembali dapat diakses oleh pengguna jalan raya.

ist
Sejumlah warga yang menerobos jalanan saat genangan air di Jerambah Kuning meluap 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hujan lebat yang mengguyur Kecamatan Payung sempat membuat akses Jalan Poros Perbatasan Desa Payung - Desa Pangkal Buluh terendam hingga mencapai pinggang orang dewasa.

Kendati sempat membuat akses perjalanan lumpuh.

Kini secara perlahan debit air mulai surut dan jalan kembali dapat diakses oleh pengguna jalan raya.

Kepala Desa Payung, M. Rivani ketika dihubungi membenarkan kejadian.

Banjir terjadi karena ketidakmapuan lingkungan saat hujan lebat mengguyur beberapa daerah di Kecamatan Payung khususnya di Desa Payung. Rabu, (13/5/2020).

Intensitas hujan yang cukup deras yang terjadi sekitar Pukul 12.30 WIB hingga Pukul 15.30 WIB lanjut M. Rivani menyebabkan luapan air yang cukup besar dan menyebabkan genangan air di Jerambah Kuning yang merupakan perbatasan Desa Payung dan Desa Pangkal Buluh.

"Aliran sungai tak lagi bisa menampung sehingga air meluap dan memblokade akses jalan," ujar M. Rivani kepada bangkapos.com

Penyebab lainnya lanjut Rivani yang menyebabkan kebanjiran ini yaitu adanya pendangkalan kedalaman sungai akibat sisa penambangan.

Untungnya saat ini ujar M. Rivani kondisi banjir telah surut dan dapat kembali dilalui oleh pengguna jalan raya.

"Air perlahan menyurut, tadi sekitar Pukul 16.30 air sudah mencapai 30-40 cm dan kemungkinan sudah kering saat ini," imbuhnya.

Dirinya juga meningatkan agar tetap berhati-hati dalam melintas di kawasan ini agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Jhoni Kurniawan
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved