1,4 Juta Rakyat Amerika Terinfeksi Covid-19, Donald Trump Malah Sibuk Tuduh China

Presiden yang sudah berusia 73 tahun ini mengkritik Beijing, China dengan menyebutkan virus corona sebagai "Wabah dari China"

(AFP/MANDEL NGAN)
Presiden AS Donald Trump 

BANGKAPOS.COM, WASHINGTON DC,  -- Amerika Serikat menjadi negara peringat 1 dunia yang terinfeksi virus corona atau covid-19.

Saat ini diketahui 1,4 juta rakyat Amerika Serikat terinfeksi dan 85.000 orang meninggal dunia.

Di saat negaranya terinfeksi virus corona tertinggi di dunia,Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump malah membuat komentar yang kontroversial.

Presiden yang sudah berusia 73 tahun ini mengkritik Beijing, China dengan menyebutkan  virus corona sebagai "Wabah dari China".

Pemimpin yang menjabat sejak Januari 2017 itu terus melayangkan komentar pedas terhadap Negeri "Panda" sejak wabah Covid-19 merebak.

Dia menganggap Beijing terlalu lambat, bahkan mengklaim wabah virus corona itu berasal dari lab di Wuhan.

Dalam kicauan di Twitter pada Rabu (13/5/2020), Trump menyatakan bahwa berhadapan dengan China adalah hal paling mahal yang dia tangani.

Dilansir ITV, presiden dari Partai Republik itu menyatakan, padahal mereka sudah mendapat kesepakatan terkait dengan perang dagang.

"Tintanya hampir kering, dan dunia dihantam oleh Wabah dari China, 100 kesepakatan dagang tak ada artinya. Banyak nyawa tak bersalah hilang!" kata dia.

Sebelumnya, presiden ke-45 AS itu sudah menuai kritikan setelah menyebut corona sebagai "Virus Wuhan" maupun "flu dari China".

Trump juga menuai sorotan setelah dalam konferensi pers di Gedung Putih, dia meminta awak media untuk "bertanya kepada Beijing" terkait virus itu.

Semuanya dimulai ketika jurnalis CBS, Weijia Jiang, bertanya mengapa sang pemimpin menganggap penanganan virus ini menjadi kompetisi.

"Banyak hidup yang terbuang di seluruh dunia. Mungkin, pertanyaan itu harus ditanyakan kepada China. Tanyalah mereka," jawab dia.

Virus dengan nama resmi SARS-Cov-2 itu pertama kali terdeteksi di Wuhan pada akhir Desember 2019 sebelum menyebar ke seluruh dunia.

AS menjadi negara paling terdampak dari Covid-19, di mana otoritas kesehatan setempat melaporkan 1,4 juta infeksi dan lebih dari 85.000 korban meninggal.

Sementara secara global, virus tersebut sudah menghatam 4,4 juta orang dan membunuh hampir 300.000 orang selama empat bulan terakhir.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump Sebut Virus Corona sebagai "Wabah dari China"",

Editor: Hendra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved