Breaking News:

Berkunjung Tak Boleh, Lapas Tuatunu Buka Layanan Penitipan Makanan untuk Warga Binaan

Selain itu mengenai jadwal Kunrat juga sudah menetapkan jadwal, untuk mempermudah keluarga mengirimkan berbagai makanan kepada warga binaan

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Hendra
(Bangkapos.com/Ramandha) 
Kalapas Kelas IIA Tuatunu Kota Pangkalpinang, Kunrat Kasmiri, saat dijumpai Bangkapos.com 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Selama bulan Ramadhan Lapas Kelas II A Tuatunu, Kota Pangkalpinang membuka layanan bagi masyarakat yang ingin menitipkan makanan untuk warga binaan.

Hal ini diungkapkan langsung oleh kalapas Kelas II A Tuatunu, Kota Pangkalpinang, Kunrat saat diwawancarai Bangkapos.com, Jum'at (15/05/2020).

"Saat ini kan kunjungan memang tidak boleh karena diganti dengan video call, lalu terkait dengan bulan suci Ramadhan ini keluarga mereka ada yang ingin berbagi dengan warga binaan kami. Kita siapkan waktu untuk mereka menitipkan makanan untuk berbuka puasa, jadi kita buat tim khusus untuk melayani titipan makanan untuk warta binaan," ujar Kunrat.

Selain itu mengenai jadwal Kunrat juga sudah menetapkan jadwal, untuk mempermudah keluarga mengirimkan berbagai makanan kepada warga binaan di Lapas Kelas II A Tuatunu, Kota Pangkalpinang.

"Selama bulan suci ramadhan, kita buat tim yang melayani dari pukul 13.00 sampai 15.00. Untuk harinya Senin sampai Jum'at kita akan melayani keluarga mereka, kalau Sabtu-Minggu tim kita juga perlu istirahat lah," tuturnya.

Namun diakuinya sebelum makanan dibagikan kepada warga binaan, pihak lapas akan melakukan pengecekan terhadap kiriman makanan tersebut.

"Jadi kita periksa makananya termasuk kebersihannya pokoknya segala macamnya kita periksa juga, karena jangan sampai makanan itu bawa virus Covid-19 kan repot juga. Kalau makanan kadang-kadang mereka ngasih makanan, untuk buka puasa sama sekalian sahur," jelasnya.

Sementara itu Kunrat mengatakan, masyarakat cukup antusias dengan banyaknya yang memberikan makanan selama bulan ramadhan.

"Untuk yang nitip banyak apalagi mayoritas kan orang Pangkalpinang, kalau yang datang relatif paling sekitar 20 orang setiap harinya yang datang ke lapas untuk memberikan makanan untuk warga binaan," katanya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved