Daftar Layanan Bus AKAP yang Sudah Beroperasi, Tujuan Jawa dan Sumatera

Secata total, dari 36 PO tersebut jumlah unit yang mendapatkan izin hanya 300 armada.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Calon penumpang bersiap naik bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (24/4/2020). Presiden RI Joko Widodo memutuskan untuk melarang mudik Lebaran 2020 di tengah pandemi COVID-19 mulai 24 April guna mencegah perluasan penyebaran Covid-19 di wilayah Indonesia. 

BANGKAPOS.COM - Tiga puluh enam perusahaan otobus (PO) antarkota antarprovinsi (AKAP) sudah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk kembali beroperasi di tengah larangan mudik.

Secata total, dari 36 PO tersebut jumlah unit yang mendapatkan izin hanya 300 armada.

Bus tersebut dapat beroperasi bukan untuk mudik, melainkan melayani penumpang dengan kriteria khusus yang dikecualikan dalam Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020.

Untuk wilayah Jakarta, semua bus tersebut hanya boleh mengangkut para penumpang di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Namun demikian untuk kota-kota tujuannya memang sangat terbatas.

"Ada 36 PO yang diberikan izin operasi sebagai angkutan khusus dan hanya di Pulo Gebang saja. Karena kebutuhan bukan untuk mudik, jadi memang wilayah tujuannya tidak semua kota seperti normal," kata Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan kepada Kompas.com, Rabu (13/5/2020).

Pria yang akrab disapa Sani itu juga menjelaskan bahwa harga tiket yang ditawarkan untuk calon penumpang sudah mengalami revisi harga yang signifikan.

Kenaikannya cukup tinggi, mulai dari 50 persen hingga 100 persen lebih.

Kondisi ini lantaran memang adanya aturan yang telah disepakati karena bus wajib beroperasi dengan menerapkan physical distancing.

Artinya, penumpang yang dibawa tak boleh lebih dari 50 persen kapasitas normal.

Halaman
123
Editor: suhendri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved