Breaking News:

Ramadan 2020

Makna dan Pentingnya Zakat Bagi Umat Muslim, Ini Penjelasan Ustaz Kurnia

Dinamakan zakat karena sesuai dengan tujuan dari kewajiban zakat itu sendiri, sebagaimana hakikatnya harta akan tumbuh dan bertambah

Penulis: Sela Agustika | Editor: Hendra
ist/dok.pribadi
Ustaz Kurnia 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Zakat merupakan satu di antarnaya rukun Islam. Menjelang akhir bulan Ramadan, umat Muslim diwajibkan untuk membayar zakat baik berupa uang tunai maupun beras.

Ustaz H M Kurnia Lc MA, Ketua Alumni Al Azhar Mesir, Bangka Belitung menjelaskan zakat disyari’atkan pada tahun kedua Hijriyah yang berdekatan dengan waktu disyari’atkan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Zakat berasal dari bahasa Arab, secara etimologi bermakna tumbuh, berkembang, suci, berkah dan pujian.

Dinamakan zakat karena sesuai dengan tujuan dari kewajiban zakat itu sendiri, sebagaimana hakikatnya harta akan tumbuh dan bertambah bila dikeluarkan zakatnya.

Ustaz Kurnia mengungkapkan zakat bertujuan untuk memelihara diri dari sifat kikir dan pelit, serta membersikan diri dan harta.

"Begitu pula keberkahan akan diraih melalui doa orang yang berhak menerimanya dan termasuk upaya untuk mensucikan harta dan diri dari dosa," ujar Ustaz Kurnia

Disampaikan Ustaz Kurnia, di antara jenis zakat yang wajib ditunaikan umat Islam adalah zakat fitrah.

Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan kepada setiap jiwa dan pribadi baik laki-laki dan perempuan Muslim yang dilakukan pada bulan Ramadhan sebelum pelaksanaan sholat ‘idul fitri.

Sebagaimana hadits riwayat sahabat Ibnu Umar RA;

“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat Muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau memerintahkan untuk ditunaikan zakat fitrah sebelum pelaksanaan shalat (idul fitri).” (H.R. Bukhari & Muslim)

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved