Breaking News:

Berita Pangkalpinang

SEGERA, Pangkalpinang akan Memiliki Laboratorium PCR, Periksa Swab Tak Perlu Menunggu Lama

Setelah laboratorium milik pemkot ini berjalan, tenaga kesehatan tersebut akan dialihkan untuk menanangani sampel swab khusus Kota Pangkalpinang

Penulis: | Editor: Hendra
Bangkapos.com/Ira Kurniati
Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Muhamad Fauzan -- 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Pemerintah Kota Pangkalpinang segera miliki laboratorium untuk memeriksa hasil swab PCR.

Laboratorium ini akan ditempatkan di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang.

Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Muhamad Fauzan, menyatakan, pihaknya telah mengajukan rencana ini Kementerian Kesehatan dan sudah memiliki TCM (test cepat molikuler) untuk pendukungnya. Fauzan menyebut, laboratorium yang diusulkan yakni standar dengan bio safety cabinet level 2 nya.

"TCM kita sudah punya, tapi harus punya bio safety cabinet. Kita juga mau dikirim catrigde untuk alatnya. Semoga segera direalisasikan," kata dr Fauzan, Jumat (15/5/2020).

Dia menuturkan, sudah membahas perencanaan ini ke TAPD Kota Pangkalpinang untuk mempunyai bio safety cabinet dan alat kelengkapan lain, agar laboratorium PCR terdapat juga di Pangkalpinang.

Awal pekan depan usulan ini sudah diputuskan oleh TAPD melalui DPA.

"Kalau sudah jadi, saya langsung pesan alat tersebut supaya segera dipergunakan," tutur Fauzan.

Lanjutnya, dia juga sudah menyiapkan tim kesehatan untuk ditugaskan di laboratorium nanti.

Sementara ini, dua petugas kesehatan dari tim medis RSUD Depati Hamzah diperbantukan ke laboratorium provinsi.

Nantinya, menurut dia, setelah laboratorium milik pemkot ini berjalan, tenaga kesehatan tersebut akan dialihkan untuk menanangani sampel swab khusus Kota Pangkalpinang.

"Insyallah kalau sudah persetujuan TAPD, kami renovasi gedungnya dan dua pekan lah butuh waktu renovasi, setelah itu sudah bisa dipergunakan," ungkapnya.

Dengan laboratorium PCR ini, tim Covid-19 Pangkalpinang tidak perlu menunggu hasil yang lama dan jauh untuk dibawa ke Palembang maupin mengurangi risiko perjalanan.

Begitu pun dengan laboratorium provinsi yang alat PCR nya rusak.

Fauzan menyebut, pemkot sudah bisa melakukan uji swab sendiri dengan alat tersebut tanpa menunggu waktu lama.

(bangkapos.com/irakurniati)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved