Breaking News:

Ramadhan 2020

Malam yang Tenang, Tidak Panas dan Tidak Dingin Jadi Ciri Malam Lailatul Qadar, Sudahkah Terjadi?

Malam yang Tenang, Tidak Panas dan Tidak Dingin Jadi Ciri Malam Lailatul Qadar, Sudahkah Terjadi?

Tribunnews Bogor
Ilustrasi Malam Lailatul Qodar 

Imam Muslim dalam sahihnya meriwayatkan:

عَنْ زِرٍّ قَالَ سَمِعْتُ أُبَىَّ بْنَ كَعْبٍ يَقُولُ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِى صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لاَ شُعَاعَ لَهَا.

Diriwayatkan dari Zirri ia berkata: aku mendengar Ubay ibn Ka’ab berkata: “Tanda-tanda lailatul qadar adalah matahari terbit di

pagi harinya dengan cahaya putih tanda sinar yang menyeruak”.

Imam Ibn Huzaimah dalam sahihnya meriwayatkan:

عن عكرمة عن ابن عباس : عن النبي صلى الله عليه و سلم في ليلة القدر : ليلة طلقة لا حارة و لا باردة تصبح الشمس يومها حمراء ضعيفة

Diriwayatkan dari Ikrimah, dari Ibn Abbas, dari Nabi salallahualaihi wasallam mengenai lailatul qadar: “Lailatul qadar adalah

malam yang bebas. Tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Matahari memasuki pagi harinya dengan warna merah yang

lemah”.

Imam at-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir meriwayatkan:

Halaman
1234
Penulis: Teddy Malaka (CC)
Editor: Teddy Malaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved