Berita Sungailiat

Bupati Bangka Tinjau Langsung Penyebab Banjir dan Bagikan Sembako ke Para Korban

Banjir ini diduga terjadi akibat saluran drainase yang sudah dangkal dan sempit (kurang lebar) sehingga tidak mampu lagi menampung debit air..

bangkapos.com / Edwardi
Bupati Bangka Mulkan didampingi sejumlah Kepala OPD dan pejabat terkait di lingkungan Pemkab Bangka langsung turun ke lapangan sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (17/05/2020) malam untuk mengecek penyebab banjir dan memberikan bantuan paket sembako kepada para warga yang menjadi korban banjir. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hujan lebat yang terjadi di wilayah Kota Sungailiat Kabupaten Bangka pada Minggu (17/05/2020) sore menyebabkan beberapa rumah masyarakat di lingkungan Sudi Mampir Kecamatan Sungailiat (belakang Apotek K-24) mengalami kebanjiran.

Banjir ini diduga terjadi akibat saluran drainase yang sudah dangkal dan sempit (kurang lebar) sehingga tidak mampu lagi menampung debit air lalu meluap membanjiri rumah-rumah masyarakat.

Mengetahui hal ini, Bupati Bangka Mulkan didampingi sejumlah Kepala OPD dan pejabat terkait di lingkungan Pemkab Bangka langsung turun ke lapangan sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (17/05/2020) malam untuk mengecek penyebab banjir dan memberikan bantuan paket sembako kepada para warga yang menjadi korban banjir.

" Iya kita harus turun dan melihat langsung untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab banjir ini, itulah saya juga membawa Kepala Dinas PU agar bisa mengetahui dan memahami solusi yang bisa dilakukan ke depan nya," kata Mulkan.

Diakui Mulkan, beberapa hari belakangan ini cukup banyak turun hujan dan debit airnya juga cukup besar, sehingga hujan kali ini juga menyebabkan beberapa titik daerah mengalami banjir, karena air dalam drainase yang meluap akibat sudah tidak tertampung.

"Memang saluran drainase kita banyak yang sudah sempit karena itu hal ini menjadi perhatian kita ke depannya," ujar Mulkan.

Ditambahkannya, kita akan melakukan normalisasi beberapa saluran drainase yang sempit ini, karena itulah kita membawa Dinas PU Bangka ke lapangan turun agar bisa membuat suatu perencanaan di tahun anggaran 2021 nanti.

" Mudah-mudahan bencana wabah Covid-19 ini segera cepat berlalu sehingga kita ada fokus juga ke pembangunan infrastruktur, tetapi saat ini kita fokus kepada kesehatan dan ekonomi masyarakat sehingga pembangunan fisik atau infrastruktur tahun ini ditiadakan," imbuh Mulkan.

Diharapkannya mudah-mudahan apabila bencana wabah Covid-19 ini cepat berlalu, maka kita akan menganggarkan kembali ke infrastruktur terutama pengamanan terhadap beberapa titik banjir seperti di Sudi Mampir , RSS, Kampung Jawa dan lainnya. (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved