Berita Sungailiat

Enam Desa di Kecamatan Pemali Dapat 1.560 Paket Sembako Pemkab Bangka

Pemkab Bangka terus memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19

bangkapos.com / edwardi
Pemkab Bangka terus memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19, kali ini di 6 desa Kecamatan Pemali sebanyak 1.560 paket sembako, Senin (18/05/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemkab Bangka terus memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19, kali ini di 6 desa Kecamatan Pemali sebanyak 1.560 paket sembako, Senin (18/05/2020).

Pembagian paket sembako dari Pemkab Bangka untuk Kecamatan Pemali ini dilakukan Bupati Bangka Mulkan dan rombongan di Kantor Desa Penyamun sebanyak 250 paket, Kantor Desa Air Ruai sebanyak 250 paket, dan Kantor Desa Karya Makmur 250 paket.

Sedangkan untuk tiga desa lainnya dilakukan Wakil Bupati Bangka, Syahbudin dan rombongan di hari yang sama, yakni Desa Pemali 310 paket, Desa Air Duren 250 paket dan Desa Sempan 250 paket.

Kegiatan ini juga dilakukan bersama Ketua DPRD Bangka Iskandar, Wakil Ketua DPRD Bangka Mendra Kurniawan dan unsur Forkopimda Bangka, yakni perwakilan Lanal Babel Ko, perwakilan Dandim 0413 Bangka, Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan, perwakilan Kajari Bangka Rielke inidan lainnya.

Ikut hadir sejumlah kepala OPD dan pejabat di lingkungan Pemkab Bangka, Camat Pemali, para kades setempat dan perwakilan masyarakat.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan penyerahan paket sembako kepada masyarakat ini merupakan gerakan bersama dengan DPRD Kabupaten Bangka dan unsur Forkopimda Bangka dalam rangka berbagi dan membantu masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 saat ini.

" Kami atas nama pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat agar selalu menjaga kesehatan kita, kami mengajak agar mentaati kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, baik itu instruksi presiden, maklumat kapolri dan kebijakan pemerintah Provinsi Babel dan Kabupaten Bangka," kata Mulkan.

Mulkan mengimbau kepada masyarakat ketika keluar rumah gunakan masker, rajin mencuci tangan, jangan melakukan kegiatan yang sifatnya mengumpulkan masyarakat, selalu menjaga jarak.

" Mari dukung dan laksanakan kebijakan pemerintah. Kami tidak melarang bapak ibu melakukan aktivitas atau kegiatan dan ibadah tetapi yang dilarang itu sifat mengumpulkan orang banyak agar kondisi kita cepat pulih kembali, agar putus mata rantai penyebaran Covid-19 dan masyarakat tidak tertular virus Corona ini," ujar Mulkan.

Ditambahkannya, itulah kenapa pemerintah membuat kebijakan seperti meliburkan anak-anak ke sekolah tetapi tetap belajar dari rumah, kenapa kegiatan kemasyarakatan, keagamaan dan lainnya ditunda karena ingin memutuskan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19 ini.

Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved