Breaking News:

Berita Sungailiat

Enam Desa di Kecamatan Pemali Dapat 1.560 Paket Sembako Pemkab Bangka

Pemkab Bangka terus memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19

bangkapos.com / edwardi
Pemkab Bangka terus memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19, kali ini di 6 desa Kecamatan Pemali sebanyak 1.560 paket sembako, Senin (18/05/2020) 

"Kita sayang dengan anak-anak, kita sayang dengan masyarakat kita jangan sampai tertular virus Corona ini," tukas Mulkan.

Diakuinya, wilayah Kecamatan Pemali sempat terjadi satu warga terkonfirmasi positif Covid-19, namun Alhamdulillah saat ini sudah berhasil sembuh kembali.

" Tentunya dengan kondisi saat ini kita semua merasa tidak nyaman, harus pakai masker kalau keluar rumah, dulu orang bilang kalau kita pakai masker dianggap sombong, jadi jangan sampai kita terus menerus harus pakai masker ini dimana bernafas pun terasa tersengal-sengal," imbuh Mulkan.

Diakuinya berbagai kegiatan kemasyarakatan pun banyak yang tertunda, seperti mungkin bapak ibu ada yang mau menikahkan anaknya juga jadi tertunda, karena tidak boleh mengumpulkan banyak orang.

" Jadi mohon taati dan patuhi kebijakan-kebijalan yang dikeluarkan pemerintah, nanti kalau keadaan sudah normal ya silahkan bapak ibu mau bekerja dari pagi sampai malam, tapi saat ini yang berjualan hanya boleh hingga pukul 8 malam saja, berjualan tidak boleh menyediakan kursi karena khawatir bisa mengumpulkan masyarakat," tukas Mulkan.

Ditambahkannya Pemkab Bangka mengajak semua elemen masyarakat agar selalu menjaga kesehatan, karena saat ini sedang menghadapi musuh yang tidak kelihatan yakni virus Corona.

"Musuh ini akan menyerang siapapun, tidak pandang bulu, apakah itu orang mampu, orang tidak mampu, pejabat ataukah rakyat , semuanya bisa terkena karena itu ikuti instruksi presiden, maklumat kapolri, dan kebijakan pemerintah pusat dan daerah yang sudah dikeluarkan harus ditaati dan laksanakan demi menjaga kesehatan kita bersama karena kesehatan ini sangat mahal harganya," harap Mulkan.

Sementara itu Kades Air Ruai, Rozali menyampaikan kepada masyarakat kalau bantuan paket sembako ini jumlah terbatas dan sudah sesuai dengan data yang valid.

" Dari data penerima BLT DD maka yang dapat bantuan paket sembako ini tidak ada yang tumpang tindih, juga tidak termasuk dalam data penerima PKH , BPNT jadi masyarakat yang menerima ini sudah benar-benar kita pilih sehingga tidak terjadi tumpang tindih data," tegas Rozali. (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved