Otoritas Liga Jerman Tak Akan Menghukum Selebrasi Gol Pemain yang Melanggar Protokol Kesehatan

Otoritas Liga Jerman (DFL) tidak akan menghukum selebrasi gol pemain yang melanggar protokol kesehatan.

TWITTER.COM/REDDEVI95010996
Pemain Hertha Berlin, Dedryck Boyata, mencium rekan setimnya dalam perayaan gol ke gawang Hoffenheim. 

Otoritas Liga Jerman Tak Akan Menghukum Selebrasi Gol Pemain yang Melanggar Protokol Kesehatan

BANGKAPOS.COM - Otoritas Liga Jerman (DFL) tidak akan menghukum selebrasi gol pemain yang melanggar protokol kesehatan.

Bundesliga resmi dimulai lagi pada Sabtu (16/5/2020) setelah vakum lebih dari 2 bulan akibat pandemi virus corona.

Cetak 10 Gol di 3 Kompetisi Berbeda, Erling Haaland Hanya Butuh 10 Bulan

4 Jawaban Nyeleneh Bomber Borussia Dortmund, Erling Haaland Usai Bertanding

Pertandingan dimainkan di stadion tanpa kehadiran para pendukung masing-masing tim yang biasanya memadati tribun.

Berbagai protokol kesehatan pun juga diterapkan untuk menanggulangi penyebaran COVID-19 di kalangan pemain, staf, dan penyelenggara pertandingan.

Akan tetapi, baru dimulai sehari, sudah terjadi pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh beberapa pemain.

Dalam protokol kesehatan yang dibuat oleh DFL dengan tim medis, salah satunya merekomendasikan para pemain tidak melakukan selebrasi gol seperti biasanya.

Kendati ada protokol demikian, masih saja ada beberapa pemain yang melakukan pelanggaran terhadap aturan tersebut.

Salah satu pemain yang melanggar adalah pemain Hertha Berlin, Dedryck Boyata.

Boyata kedapatan merayakan gol dengan mencium pipi rekan setimnya, Marko Grujic, dalam kemenangan 3-0 atas Hoffenheim.

Halaman
123
Penulis: tidakada005
Editor: Evan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved