Berita Pangkalpinang

Satlantas Pangkalpinang akan Lakukan Razia Pelanggar Bermotor dan Pengguna Knalpot Racing

Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang akan tindak pelanggaran lalu lintas dan kelengkapan kendaran pengguna jalan yang melanggar

Bangkapos.com/Yuranda
Ilustrasi pengendara bermotor menggunakan helm saat berkendara, di Jalan Ahmad Yani,Batin Tikal Kota Pangkalpinang, Senin (18/5/2020) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang mulai Rabu (27/5/2020) akan menertibkan pelanggaran lalu lintas dan kelengkapan kendaraan pengguna jalan yang melanggar di Kota Pangkalpinang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Lantas Polres Pangkalpinang AKP Sriyadi, Senin (18/5/2020) kepada Bangkapos.com.

Kata AKP Sriyadi, ini merupakan arahan dari Ditlantas Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk menindaklanjuti pelanggar lalu lintas yang tidak mematuhi aturan dan menggunakan knalpot racing.

"Pelanggaran yang tidak menggunakan helm, hingga kelengkapan dan juga kendaraan yang menggunakan knalpot racing. Itu akan kami tindak, " Kata Kasat Lantas Polres Pangkalpinang AKP Sriyadi.

Pihaknya akan menindak tegas pengguna kendaraan bermotor yang ugal-ugalan, termasuk yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar atau yang biasa disebut masyarakat sebagai knalpot racing yang mengeluarkan bunyi bising atau nyaring.

Jika penggunaan knalpot bising ini telah melanggar Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 yakni Pasal 286 ayat 1 dengan ancaman kurungan satu bulan penjara dan denda maksimal Rp 250 ribu.

"Sangat mengganggu ketentraman masyarakat khususnya pada malam hari saat waktu istirahat," ujarnya.

AKP Sriyadi juga meminta agar pemotor menggunakan helm yang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) saat berkendara, dengan begitu berarti telah memenuhi persyaratan material dan kontruksi serta telah lolos berbagai pengujian.

Menurutnya helm yang sesuai dengan SNI bila diklik dengan benar maka akan melindungi kepala pengendara dengan baik.

"Meskipun terjadi benturan helm SNI tidak terlepas untuk melindungi kepala pengendara," ujarnya.

Satuan Lalu Lintas Polres Pangkalpinang, setiap harinya akan melaksanakan razia yang menitikberatkan pada pelanggaran tidak menggunakan helm SNI.

"Karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor akibat kurangnya kesadaran masyarakat untuk melengkapi penunjang perlindungan dalam berkendara," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Yuranda)

Penulis: Yuranda
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved