Kriminalitas

Beroperasi Selama Lima Bulan, Tambang Inkonvensional Terdakwa Ini Sudah Hasilkan 240 Kg Timah

Terdakwa Udin hanya terdiam saat saksi Herman memberikan kesaksiannya, dihadapan majelis hakim atas tindak pidana penambangan.

Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Suasana sidang saksi dengan terdakwa Udin, di Pengadilan Negeri Kota Pangkalpinang, Selasa (19/05/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Terdakwa Udin hanya terdiam saat Herman memberikan kesaksiannya, dihadapan majelis hakim atas tindak pidana penambangan.

Pada sidang yang digelar di ruang Garuda Pengadilan Negeri (PN) Kota Pangkalpinang, terdakwa Udin kembali menjalani sidang melalui video teleconference, Selasa (19/05/2020).

Beragendakan sidang saksi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menghadirkan anggota Polda Bangka Belitung, Herman yang melakukan penangkapan terhadap terdakwa.

Dalam kesaksiannya Herman mengatakan, mengetahui adanya penambangan di Gunung Mangkol, Desa Teru, Kabupaten Bangka dari informasi masyarakat.

"Awal mula ada informasi masyarakat bahwa lokasi tersebut ada penambangan, lalu kami olah dan melakukan pengembangan. Lalu Saat kami kesana memang benar ada penambangan tanpa izin, saat itu kami ke lokasi ada tujuh orang tapi ada yang kabur," ungkap saksi Herman kepada majelis hakim yang dipimpin oleh Rendra Yozar Dharma Putra.

Saat dilakukan penangkapan diakui saksi, terdakwa sempat kabur namun kembali lagi ke lokasi penambangan.

"Yang ditangkap Suparman (terdakwa dalam kasus yang sama) dulu, kalau jarak lokasi tambang mereka sekitar 20 meter. Saat itu kami datang mesin tambang masih berbunyi, saat itu Udin sempat lari tapi balik lagi kemudian kami tangkap," jelasnya.

Dari hasil tambang tersebut saksi Herman juga mengungkapkan, terdakwa telah menjual 240 Kg Timah selama tambang tersebut beroperasi.

"Dia menggunakan cangkul lalu disemprot lalu tanah itu dinaikan ke atas sakan, lalu baru dicuci dipisahkan tanah dengan timah. Kalau Udin sejak Januari menambang, dapatnya sekitar 240 kg sudah dijual sama dia," bebernya.

Satu unit mesin dompeng kapasitas 26 PK, satu buah cangkul, satu buah selang dan satu buah batang pipa dijadikan barang bukti untuk terdakwa Udin.

Sementara itu usai mendengarkan keterangan saksi, sidang pun ditutup dan dilanjutkan pada Selasa (26/05/2020) dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved