Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Makna Ramadan dan Idul Fitri, Ustaz Kurnia: Ramadan Proses Ujiannya dan Syawwal Hasil dari Ujian

Ustaz H M Kurnia Lc MA, Ketua Alumni Al Azhar Mesir, Bangka Belitung mengatakan ramadan sudah berada di penghujung waktu

ist/dok.pribadi
Ustaz Kurnia 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Ustaz H M Kurnia Lc MA, Ketua Alumni Al Azhar Mesir, Bangka Belitung mengatakan ramadan sudah berada di penghujung waktu dan akan pergi berlalu meninggalkan kita semua.

Jangankan menjamin diri untuk berjumpa kembali pada Ramadan di tahun yang akan datang, untuk Ramadan tahun ini saja belum ada jaminan kita mampu menyelesaikannya dengan baik dan sempurna.

Namun tugas kita adalah berikhtiar dan berdoa, semoga Ramadan ini bisa dilewati dengan baik, dan Allah izinkan kita kembali menikmati Ramadan di tahun-tahun yang akan datang, aamiin.

Ia menyampaikan saat matahari terbenam di akhir Ramadan maka saat itu pula lantunan kalimat takbir, tahmid dan tahlil menggema di seluruh penjuru bumi pertanda hari kemenangan yang fitri akan segera tiba.

Ramadan disebut juga bulan yang suci karena peluang mendapatkan ampunan dosa dari Allah terbuka lebar, sehingga saat Ramadan berlalu kita sudah berhasil mendapatkan ampunan Allah maka saat itu pula hakikat diri dan jiwa kita kembali suci.

Kesucian tersebut disempurnakan dengan manifestasi kebahagiaan menyambut hari kemenangan Idul Fitri.

Ritual Ramadan dan Syawwal tidak bisa terpisahkan, karena hakikatnya saat Ramadan tiba itu adalah momentum untuk menempa diri dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah.

Sedangkan Syawwal adalah bulan pembuktian bagi kita apakah mampu atau tidak menjaga nilai-nilai ibadah selama bulan Ramadan.

"Ibaratnya Ramadan proses ujiannya, Syawal adalah hasil dari ujian tersebut. Maka akan ada yang lulus, atau bahkan ada juga yang gagal,'' kata Ustaz Kurnia

Ia mengatakan sangat keliru kalau seandainya momentum Syawwal atau Idul Fitri dijalani dengan ber-euforia yang terlalu berlebih-lebihan tanpa amalan yang berkualitas, apalagi di tengah pandemi wabah ini.

Halaman
123
Penulis: Sela Agustika
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved