Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Masih Ada Beberapa Kelemahan, Pemprov Babel Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI

Ida Farida menyampaikan laporan hasil pemeriksaan BPK-RI , laporan keuangan Pemprov Babel yang masih ditemukan sejumlah kelemahan.

IST/Kominfo Babel
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam penyampaian laporan hasil pemeriksaan BPK-RI atas LKPD tahun anggaran 2019, pada Selasa (19/5/2020) di kantor DPRD Babel. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Pemerintah Provinsi Bangka Belitung mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam penyampaian laporan hasil pemeriksaan BPK-RI atas LKPD tahun anggaran 2019, pada Selasa (19/5/2020) di kantor DPRD Babel.

Kepala BPK RI Perwakilan Babel, Ida Farida menyampaikan banyak terkait laporan hasil pemeriksaan BPK-RI, terhadap laporan keuangan Pemprov Babel yang masih ditemukan beberapa kelemahan.

"Umumkan beberap kelemahan, penataan aset Babel belum tertib antara lain, hitung akumulasi dan penyesusuan aset bangunan tidak teratura, karena terpisah dari aset induknya. Pembukaan rekening operasional di OPD belum tertib, buka tanpa izin Gubernur Babel oleh Bakuda saja, adanya laporan pertanggung jawaban, dana hibah dan Bansos belum di susun oleh penrima bantuan sesuai ketentuan dan penetapan pemberhentian ke 22 PNS tidak sesuai ketentuan,"ujar Ida Farida, dalam rapat Paripurna, Selasa (19/5/2020).

Dengan usainya pemeriksaan tersebut BPK meminta Pemerintah Provinsi menindaklanjuti terkait temuan-temuan tersebut agar bisa diperbaiki meski kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

"Tetapi kami mengucapkan selamat atas keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian, terima kasih kerjasama selama ini yang terjalin termasuk ke anggota dewan serta jajaran sekretariat dewan, semoga bisa menindaklanjuti hasil pemeriksaan meski kondisi dalam Covid-19,"ujarnya.

Sementara, Gubernur Babel Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengatakan, dalam laporan keuangan pemerintahan tidak luput dari kesalahan serta kekurangan.

"BPK RI sudah melaksanaan audit dan hasil pemeriksaan dan serahkan pada hari ini akan kami tindak lanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dalam pengelolaan keuangan memiliki proses tidak mudah dan penuh kehati-hatian sebagai manusia biasa tidak luput dari ke khilafan,"ujar Gubernur.

Dia menambahkan dengan adanya kekurangan tersebut nantinya akan diperbaiki dengan upaya kongrit, transparansi dan akuntabilitas.

"Mohon maaf laporan masih terdapat kekurangan, tetapi paling pokok upaya kita untuk kongrit, niat baik dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas,"ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi, mengatakan dengan kembali meraihnya opini WTP diharapkan Pemprov Babel dapat meningkatkan kualitas peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

"Opini wajar tanpa pengeculaian mari kita maknai peningkatan kualitas dalam pelaksanan pemerintah daerah predikat bukan akhir perjuangan, tetapi untuk semakin meningkatan pengelolaan kinerja yang solid dalam pemerintahan, sehingga opini harus terus dipertahankan, sebagai amanat konstitusi dan masyarakat,"ungkapnya.

Ia mengapresiasi kinerja BPK yang telah bekerja secara profesional dilaporkan hasil pemeriksaan walau keterbatasan kondisi akibat pandemi Covid-19. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved