Berita Sungailiat

Sempat Ricuh Soal Gas Elpiji di Pangkalan, Akhirnya Pol PP Bangka Pun Turun Tangan

Pasalnya seorang warga ngotot minta jatah gas elpiji 3 Kg, namun tak dipenuhi oleh pemilik pangkalan.

(IST/A.Suherman)
Tim Satpol PP Bangka meninjau ke Pangkalan Gas Elpiji di Lingkungan Tunas Kelapa Kelurahan Surya Timur Sungailiat Bangka. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kericuhan sempat terjadi di Pangkalan Gas SM di Lingkungan Tunas Kelapa Kelurahan Surya Timur, Sungailiat Bangka.

Pasalnya seorang warga ngotot minta jatah gas elpiji 3 Kg, namun tak dipenuhi oleh pemilik pangkalan.

Begini alasan pemilik pangkalan, setelah didatangi Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka, Selasa (19/5/2020).

"Kita sudah turun ke lapangan menindak-lanjuti laporan dari warga mengenai adanya kericuhan antrian gas di pangkalan gas milik SM yang beralamat di Lingkungan Tunas Kelapa Kelurahan Surya Timur," kata Plt Kepala Kantor Satpol PP Bangka, Kusyono Aditama diwakili Kabid Penegakan Perundang-undangan, Achmad Suherman ditemui Bangka Pos di kantornya, Selasa (19/5/2020).

Tim Pol PP dipimpin Kabid Penegakan Perundang-undangan Achmad Suherman didampingi JFT Satpol PP R Rusdianto, kemudian meminta keterangan pada pemilik pangkalan tersebut untuk mengetahui penyebab kericuhan tersebut.

"Setelah dimintai keterangan kepada pemilik pangkalan Nyonya SM, bahwa warga yang melapor atas inisial G memaksa meminta di bagikan jatah gas untuknya. Tetapi karena persediaan gas terbatas dan warga yang lain sudah mengumpulkan kartu pembagian gas sudah satu minggu yang lalu maka keinginannya (G) tidak bisa dituruti oleh pemilik pangkalan," kata Suherman mengutip pengakuan Nyonya SM, si pemilik pangkalan tersebut.

Akhirnya setelah mengetahui persoalan yang sebenarnya, Pol PP meminta kepada pemilik pangkalan untuk tetap mendahulukan melayani masyarakat yang telah mengumpulkan kartu terlebih dahulu.

Apabila masih tersisa gas yang lebih, 80-maka itu baru bisa dibagikan kepada warga berinisial G yang dimaksud.

"Hal ini dikarenakan distribusi gas 3 dari agen cuma satu kali dalam seminggu. Sedangkan lingkungan yang ngambil itu dua lingkungan, Surya timur, Tunas Kelapa. Kita berharap agen menambah jatah. Dan kepada masyrakat yang mampu tidak usah lah pakai gas 3 Kg karena gas 3 Kg diperuntukan utuk masyarakat miskin dan tertera tulisan di tabung gas tersebut," imbau Suherman.

(bangkapos.com/ferylaskari).

Penulis: ferylaskari
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved