Berita Pangkalpinang

Dugaan Korupsi di PT Timah Libatkan Oknum Karyawan, Kejati Babel Sebut Masih Diselidiki

Dikabarkan beberapa karyawan PT Timah sudah diperiksaan bahkan dikabarkan pula ada satu karyawan yang sudah diberhentika terkait korupsi tersebut

Timah.com
Logo PT Timah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dugaan korupsi pembelian biji timah kadar rendah yang melibatkan oknum pegawai di PT Timah, Tbk, hingga saat ini masih diselidiki oleh Penyidik dari Kejaksaan Tinggi, Provinsi Bangka Belitung.

Biji timah kadar rendah atau yang biasa disebut terak itu, merupakan sisa hasil produksi (SHP) dengan kualitas tak sesuai spesifikasi.

Belum diketahui secara jelas jumlah kerugian negara, akibat praktik jual beli timah kadar rendah ini. 

Sementara informasi yang diperoleh, beberapa karyawan perusahaan pelat merah itu sudah menjalani pemeriksaan di Kejati Babel pada Selasa (26/2/2020) lalu.

Bahkan, disebut-sebut satu orang karyawan di perusahaan tersebut sudah diberhentikan.

Dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam kasus itu, lantaran biji timah yang dibeli mengandung terak.

Kegiatan itu dilakukan dalam program PAM aset dan SHP, di unit gudang Baturusa dan unit gudang Tanjung Gunung 2018-2019.

Lebih lanjut saat Bangkapos.com mengkonfirmasi kepada pihak Kejati Bangka Belitung, Kasi Penkum Roy Arland mengungkapkan perkara tersebut masih dalam penyelidikan.

"Masih dalam proses penyelidikan, nanti dikabari," ujar Roy Arland melalui pesan singkat Whatsapp, Rabu (20/05/2020).

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved