Breaking News:

Berita Sungailiat

Pemkab Bangka Raih WTP Empat Kali Berturut-turut

Predikat WTP ini merupakan quattrick setelah sebelumnya Pemkab Bangka juga mendapatkannya di tahun 2017 dan 2018 dan 2019.

Ist/ Pan Budi M
Pemkab Bangka kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2019. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ida Farida kepada Bupati Bangka, Mulkan di Ruang Pertemuan BPK di Pangkalpinang, Rabu (20/05/2020). 

Sementara Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, menegaskan bahwa WTP memang merupakan target kami. Misi Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang bersih dan berbasis IT adalah sandarannya. WTP yang diraih harus dapat menjadi pendorong untuk terus membangun budaya pengelolaan keuangan secara lebih transparan dan akuntabel dan tentu saja harus berorientasi pada hasil.

"Kejujuran dan keikhlasan harus menjadi prinsip utama bagi siapa pun yang terlibat dalam pengelolaan keuangan. Dengan kejujuran dan keikhlasan, pengelolaan keuangan akan berada pada jalurnya dan terhindar dari kesalahan pengelolaan keuangan daerah," kata Syahbudin.

Kepala Bappeda, Pan Budi Marwoto menambahkan bahwa Opini WTP yang diperoleh bukan hasil instan, tetapi melalui proses terstruktur dengan mengedepankan pembenahan fungsi dan sistem pengendalian intern.

"Kami juga selalu mengkaitkan dan menyandingkan pengelolaan APBD dengan laporan kinerja instansi pemerintah dan memastikan dampak positifnya bagi pembangunan daerah. Dengan cara ini kami juga meyakini bahwa pelaksanaan APBD sudah relatif ekonomis, efisien, efektif dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah," kata Pan Budi.

Ditambahkannya, WTP ini merupakan bukti kinerja yang terintegrasi. Integrasi tersebut dapat dilihat dari mekanisme kerja seluruh OPD yang terstruktur dengan baik dan terus diawasi sekaligus dievaluasi secara ketat oleh pimpinan.

Mekanisme kerja tersebut meliputi perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendaalian, evaluasi, pengelolaan asset serta pengadaan barang dan jasa, dan memastikan dampak positifnya bagi pembangunan daerah.

"Jadi, kuncinya adalah membangun integrasi.
Dengan integrasi antara tata kelola keuangan daerah dan kinerja inilah pada Tahun 2020 ini Pemkab Bangka mendapatkan prestasi dan penghargaan bergengsi dari pemerintah pusat," ujar Pan Budi.

Disamping meraih nilai BB atau sangat baik dalam pengelolaan Sistem Akuntabilitas Kinerja, Pemkab Bangka juga berhasil meraih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik Indonesia. (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Dedy Qurniawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved