Breaking News:

Berita Pangkalpinang

TPID Pantau Ketersediaan Bahan Pokok di Pangkalpinang Jelang Idul Fitri

Beberapa distributor yang didatangi tim seperti distributor holtikultura, pemotongan hewan dan ditributor bahan pokok

Bangkapos/irakurniati
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pangkalpinang memantau ketersediaan stok kebutuhan pokok jelang lebaran Idulfitri, Rabu (20/5/2020). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pangkalpinang memantau ketersediaan stok kebutuhan pokok jelang lebaran Idulfitri, Rabu (20/5/2020).

Beberapa distributor yang didatangi tim seperti distributor holtikultura, pemotongan hewan dan ditributor bahan pokok.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Sopian, turut dalam pemantauan bersama tim, menyampaikan, ketersediaan bahan pokok jelang lebaran aman.

Hanya saja, untuk stok gula pasir sedang kosong karena sisa stok di gudang distributor sebanyak 11 ton akan disebarkan ke Kabupaten Bangka.

Dengan kondisi ini, Sopian pun meminta distributor menyisakan untuk stok di Pangkalpinang.

"Insyallah stok masih aman. Kalau harga beragam dan mekanisme pasar itu," tutur Sopian.

Dia mengatakan, untuk kebutuhan lainnya seperti minyak goreng, bumbu dapur maupun tepung terigu aman untuk beberapa pekan kedepan.

Sementara itu, Operasional PT Menara Nusantara Persada, Dede, mengatakan, stok gula pasir tersebut memang kosong dari distributor pusat sejak dua pekan lalu.

Sayangnya dia tidak mengetahui penyebab kosongnya stok.

Menurut Dede, biasanya tiap pekan stok gula pasir yang masuk mencapai 10 hingga 20 ton.

Pihaknya menjual dengan harga Rp 12.500 per kilogram.

"Biasanya Pangkalpinang banyak stok, tapi ini gak masuk lagi sejak dua pekan lalu. Kita upayakan lah sebarkan ke Pangkalpinang, karena ini seharusnya dikirim ke Sungailiat. Tapi nanti kami coba bagikan," kata Dede.

(Bangkapos.com/irakurniati)

Penulis:
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved