Idul Fitri 1441 H

Cara Menyimpan Daging Sapi Agar Tidak Mudah Busuk

Begini cara menyimpan daging sapi yang baik dan sehat untuk memperlambat atau mencegah kerusakan dan pembusukan.

KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
Ilustrasi daging sapi 

BANGKAPOS.COM - Hari Raya Idul Fitri tinggal beberapa hari lagi.

Masyarakat sudah menyiapkan menu apa saja yang akan dimasak untuk dihidangkan pada lebaran nanti.

Banyak menu makanan saat Hari Raya Idul Fitri berbahan dasar daging sapi. Rendang atau soto daging misalnya.

Selain enak, daging sapi adalah salah satu sumber makanan bergizi tinggi.

Kandungan protein dalam daging sapi bahkan termasuk yang paling tinggi dibanding daging hewan ternak lainnya.

Melansir Buku Aneka Olahan Daging Sapi: Sehat, Bergizi, dan Lezat (2005) oleh Ir. Hj. Komariah, MSi dkk, kandungan protein dalam 100 gram daging sapi mencapai 18,8 gram.

Jumlah tersebut lebih tinggi daripada kandungan protein pada daging kerbau yang mencapai 18,7 gram per 100 gram poduk maupun daging ayam yang mencapai 18,2 gram per 100 gram produk dan daging kambing yang mencapai 16,6 gram per 100 gram produk.

 Adapun fungsi protein bagi tubuh manusia, di antaranya yakni:
  • Menunjang proses pertumbuhan
  • Memperbaiki sel-sel yang rusak
  • Sebagai bahan pembentuk plasma kelenjar, hormon, dan enzim.
  • Sebagai cadangan energi jika karbohidrat sebagai sumber energi utama tidak mencukupi

Protein hewani juga berfungsi menjaga keseimbangan asam bsa darah.

Tak hanya mengandung protein, daging sapi juga mengandung lemak yang bermanfaat juga sebagai simpanan energi.

Namun demikian, daging sapi termasuk daging yang mudah ditumbuhi bakteri atau jamur sehingga mudah busuk.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved