Virus Corona

Hidup di Hutan Tak Ada Alat Kesehatan, Tabib Suku Amazon Obati Pasien Covid-19 Pakai Kulit Pohon

Sekelompok tabib suku Amazon dengan hiasan kepala dari bulu dan daun sedang 'bekerja' di sebuah sungai Amazon.

India of Times
Suka Awa di hutan Amazon, Brasil. 

Juga dari pohon Saracuramira, anti-Malaria dan bahan-bahan seperti kulit mangga, mint dan madu.

Penduduk desa yang curiga mereka memiliki Covid-19 mengatakan pengobatan tradisional mengobati.

"Saya merasa lemah, rasanya seperti ada sesuatu di paru-paru saya, saya tidak bisa bernapas," kata Valda Ferreira de Souza, seorang seniman berusia 35 tahun.

"Saya mengambil sirup buatan sendiri, yang membuat saya merasa jauh lebih baik."

Rosivane Pereira da Silva (40) membantu Andre Satere Mawe menyiapkan solusi untuk pengobatan ini.

Dia belajar dari kakeknya, Marcos yang pada usia 93 tahun masih mengajarinya apa yang dia ketahui.

Ketika pandemi itu tiba di Amazonas, "Saya pergi dan bertanya kepadanya apa yang harus dilakukan," kata Da Silva.

Masyarakat Yano menghindari kontak dengan masyarakat luar dan hidup sempurna dalam isolaso di hutan Amazon
Masyarakat Yano menghindari kontak dengan masyarakat luar dan hidup sempurna dalam isolaso di hutan Amazon (Guilherme Gnipper Trevisan/Hutukara)

Satere Mawe, adalah kelompok etnis dengan populasi sekitar 13.000 orang, sebagian besar tinggal di cagar alam Andira-Marau.

Namun kelompok Andre Satere Mawe dan lainnya telah bergerak lebih dekat ke Manaus dalam beberapa dekade terakhir.

Bukannya mereka mau mengandalkan layanan kesehatan kota.

"Mereka terpaksa memilih siapa yang mendapat perawatan dan siapa yang tidak, dan kami tidak (mendapatkan perawatan)," katanya.

"Tapi kami sudah belajar merawat diri sendiri," tandas Andre.

Kurangnya perawatan terhadap pasien virus corona dari Manaus mendorong Pedro dos Santos untuk minum teh yang terbuat dari akar sawi putih, bawang putih dan jeruk nipis untuk memerangi demam tinggi yang berlangsung 10 hari.
Kurangnya perawatan terhadap pasien virus corona dari Manaus mendorong Pedro dos Santos untuk minum teh yang terbuat dari akar sawi putih, bawang putih dan jeruk nipis untuk memerangi demam tinggi yang berlangsung 10 hari. (AP/Felipe Dana)

19.189 kasus Covid-19 di Indonesia

Wabah Virus Corona atau covid-19  di Indonesia masih terus mengalami kenaikan setiap harinya.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, masih ada penularan Virus Corona yang menyebabkan kasus konfirmasi positifnya bertambah.

Halaman
1234
Penulis: tidakada002
Editor: fitriadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved