Liga Champions

Jadi Pahlawan The Blues di Final Liga Champions 2012, Didier Drogba Ungkap Inspirasinya

Eks ujung tombak Chelsea, Didier Drogba, menceritakan kembali kisah di balik kemenangan The Blues di Final Liga Champions 2012.

TWITTER.COM/OFUTELBOLNEWS
Penyerang Chelsea, Didier Drogba, merayakan gol ketiganya pada laga kontra Wigan Athletic di Stamford Bridge, 9 Mei 2010 lalu. 

BANGKAPOS.COM - Eks ujung tombak Chelsea, Didier Drogba, menceritakan kembali kisah di balik kemenangan The Blues di Final Liga Champions 2012.

Pada 19 Mei 2012, kandang Bayern Muenchen, Stadion Allianz Arena, menjadi sejarah manis bagi Chelsea di ajang Liga Champions.

Chelsea untuk pertama kalinya sukses meraih trofi Liga Champions usai membungkam perlawanan wakil Jerman, Bayern Muenchen.

Keberhasilan Chelsea tersebut seolah jadi jawaban atas kegagalan mereka empat tahun sebelumnya.

The Blues takluk di final Liga Champions 2008 dari sesama tim Inggris, Manchester United, lewat adu tendangan penalti.

Melalui pertandingan yang juga penuh dengan drama, sejarah diukir The Blues di hadapan pendukung Die Roten.

Chelsea yang kala itu baru menunjuk pelatih Roberto Di Matteo sebagai pengganti Andre Villas-Boas, berhasil melaju ke partai puncak usai menyingkirkan Barcelona di semifinal.

Upaya Frank Lampard dkk meraih gelar juara harus dilalui dengan penuh susah payah.

Bermain 1-1 hingga babak tambahan waktu, akhirnya Chelsea berhasil mengalahkan Bayern Muenchen dengan skor 4-3 lewat adu tendangan penalti.

Pahlawan kemenangan tersebut adalah Didier Drogba, yang berhasil mencetak gol penyeimbang di waktu normal sekaligus mencetak gol penentu di babak penalti.

Halaman
123
Editor: suhendri
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved