Virus Corona

REKAM Medis Perawat di Surabaya Meninggal Dunia Gegara Covid-19

Setelah Ari Puspitasari satu lagi perawat meninggal dunia karena Virus Corona, namnya Suhartatik.

instagram.com/ini_surabaya dan rssoewandhie
Perawat Suhartatik meninggal dunia karena virus corona, juga 1 dokter di Surabaya juga berpulang. 

Fikser mengatakan, sebelum diistirahatkan, pihaknya juga sudah melakukan rapid test kepada yang bersangkutan dan hasilnya negatif. Dua kali rapid test hasilnya sama. 

Ternyata sang perawat harus tutup usia di tengah pandemi Covid-19 dengan status konfirmasi positif virus corona. 

"Kami atas nama Pemkot Surabaya menyampaikan duka sedalam-dalamnya," ungkap Fikser. 

Sebelumnya diberitakan, Kabar memilukan kembali menyelimuti dunia medis di tengah pandemi Covid-19 di Surabaya. Pasalnya, seorang perawat di RSUD dr M Soewandhie harus tutup usia, Rabu (20/5/2020).

Wadir Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Dr. M Soewandhie Surabaya, Rince Pangalila mengatakan, Tenaga medis yang berposisi di bagian intensif stroke unit. Belum bisa dipastikan dari mana penularan virus tersebut.

"Terinfeksi Covid-19 statusnya konfirmasi," katanya saat dihubungi TribunJatim.com

Dokter Boeddhi Harsono Gugur

Selain Suhartatik, dr Boedhi Harsono juga dikabarkan meninggal dunia karena terpapar virus yang menyerang paru-paru ini.

Kabar duka tersebut mulanya tersebar melalui akun Instagram resmi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya.

Pada postingan itu, dijelaskan bahwa dr Boedhi Harsono, tutup usia Senin (18/5) pada pukul 22.06 WIB.

Saat dikonfirmasi, Sutrisno Ketua IDI Jawa Timur mengatakan, dr Boedhi menghembuskan nafas terakhir saat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Selain Covid-19, Boedhi juga disebut memiliki penyakit penyerta.

Halaman
1234
Penulis: tidakada002
Editor: ediyusmanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved