Virus Corona

TABIB Suku Amazon Obati Pasien Covid-19 dengan Ramuan Tradisional Nenek Moyang

Penularan di Amazonas sangat cepat, lebih dari 20.000 orang terinfeksi, dengan angka kematian sebanyak 1.400 orang.

Charlie Hamilton James / National Geographi
Ilustrasi suku wanita Amazon 

BANGKAPOS.COM - Sekelompok tabib suku Amazon dengan hiasan kepala dari bulu dan daun sedang 'bekerja' di sebuah sungai Amazon.

Mereka mencari tanaman obat untuk mengobati pasien yang terinfeksi virus corona.

Dilansir media Perancis AFP, dengan perahu kecil, lima pria dari Suku Satere Mawe berusaha membantu kelompok mereka bertahan hidup tanpa menggunakan sistem kesehatan.

"Kami telah mengobati gejala kami dengan pengobatan tradisional kami sendiri, seperti cara nenek moyang kami mengajari kami," kata Andre Satere Mawe, seorang pemimpin suku yang berasal dari sebuah desa kecil di pinggiran jauh ibu kota negara bagian, Manaus.

"Kami telah menggunakan pengetahuan yang diwariskan kepada kami untuk mengumpulkan perawatan dan mengujinya, menggunakan pada gejala penyakit yang berbeda," ujar Andre.

Penularan di Amazonas sangat cepat, lebih dari 20.000 orang terinfeksi, dengan angka kematian sebanyak 1.400 orang.

Menurut wikipedia, Amazonas adalah sebuah negara bagian (estado) dan merupakan negara bagian terbesar di Brasil, dengan wilayah seluas 1.570.947 km² dengan 2,812 juta jiwa lebih penduduk.

Ibu kotanya adalah Manaus.

Amazonas berbatasan dengan Roraima, Rondonia, Acre, Peru, Para, Mato Grosso, Kolombia, dan Venezuela.

Angka kematian itu telah membuat sistem perawatan medis seperti rumah sakit kewalahan dan mendesak pihak otoritas untuk membuat banyak tempat untuk mengubur para korban yang tewas.

Halaman
1234
Editor: ediyusmanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved