Berita Pangkalpinang

Angka Kemiskinan di Kota Pangkalpinang Capai 4,25 %, Turun Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Rata-rata kemiskinan di kota Pangkalpinang disebabkan oleh pendapatan masyarakat yang tidak sampai dengan Upah Minimum Regional (UMR)

Bangka Pos/Edwardi
Ahmad Thamrin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang Ahmad Thamrin mengatakan, angka kemiskinan di Kota Pangkalpinang mencapai 4,25%.

Angka tersebut terbilang cukup rendah dibandingkan tahun 2019 lalu.

Menurutnya, rata-rata kemiskinan di kota Pangkalpinang disebabkan oleh pendapatan masyarakat yang tidak sampai dengan Upah Minimum Regional (UMR).

"Penyebab kemiskinan di kota Pangkalpinang ini karena masyarakat miskin rata-rata bekerja di sektor informal yg pendapatannya dibawah UMR, misal tukang parkir, buruh angkut, ART, pedagang kecil," jelas Thamrin kepada Bangkapos.com, Jumat (22/05/2020)

Dia menyebutkan, kriteria yang dilihat saat survei kemiskinan BPS melihat dari kecukupan kalori.

"Survei yang dilakukan BPS menghitung kecukupan kalori dan kebutuhan dasar saja, kecukupan kalori 2100 kkal, 2100 akan dikonversikan ke rupiah dan itu yang disebut garis kemiskinan," tuturnya

Menurutnya, kemiskinan di kota Pangkalpinang dibandingkan daerah lain lumayan baik karena garis kemiskinan kota Pangjalpinang cukup tinggi dibandingkan kabupaten lain di provinsi Bangka Belitung.

"Nilai rupiah perpenduduk dalam satu bulan mencapainya Rp 748.487, garis kemiskinan ini menyebabkan masyarakat miskin kota Pangkalpinang harus berusaha keras untuk melewati garis tersebut," bebernya

Dia pun berharap, angka kemiskinan ini dapat menurun lagi, serta inflasi di kota Pangkalpinang dapat terkendali.

"Harapan saya, agar kota pangkalpinang inflasi bisa terjaga atau terkendali sehingga tidak memberatkan masyarakat dan bisa meningkatkan daya beli masyarakat, serta angka kemiskinan di kota ini dapat kita tekan kan lagi," harapnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved