Virus Corona di Bangka Belitung

Bupati dan Walikota Tak Melaksanakan Permintaan Gubernur Soal Penertiban Pasar

Dia mengatakan apabila Kabupaten/Kota tidak mampu, diminta untuk menyampaikan ke Pemerintah Provinsi Babel untuk melakukan penertibannya

Diskominfo Babel
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --Gubernur Babel Erzaldi Rosman ternyata dirinya sudah meminta untuk menertibkan pasar yang saat ini semakin ramai menjelang lebaran Idul Fitri.

Namun menurutnya, permintaan penertiban tersebut belum dilaksanakan oleh Pemerintah di Kabupaten/Kota dengan alasan masih dirapatkan.

Gubernur juga menegaskan dirinya bisa saja langsung melakukan tindakan tegas bersama Kapolda. Tapi dikhawatirkan nantinya ada yang tersinggung nantinya.

"Saya minta pasar tertibkan, sampai sekarang belum ada tertib, saya mau sendiri, nanti tersinggung yang lain, saya dan Kapolda mau tegas, tetapi belum dilaksanakan masih rapat, masih rapat kapan selesainya,"jelas Gubernur Babel Erzaldi Rosman, kepada wartawan, Jumat (22/5/2020)

Dia mengatakan apabila Kabupaten/Kota tidak mampu, diminta untuk menyampaikan ke Pemerintah Provinsi Babel untuk melakukan penertibanya.

"Kalau Kabupaten/Kota tidak mampu kasi tahu Provinsi, apa masalahnya jangan disatu sisi kita mau menertibkan membuat sehat masyarakat, disini lain bertentangan apa yang menjadi kebijakan kita,"ujarnya.

Gubernur Erzaldi juga sudah sering kali mengajak masyarakat agar tetap patuh terhadap Protokol Kesehatan Covid-19 ketika berbelanja di pasar.

"Sudah seperti habis usaha melihat pasar masih ramai, padahal betapa kita Kapolda, Danrem turun ke lapangan untuk menyampaikan agar terus menjaga jarak, pakai masker,"ungkapnya.

Sebelumnya, terkait ramainya Pasar di tengah Pandemi juga disoroti oleh Pemerhati Kebijakan Publik sekaligus Ketua Lembaga Partisipasi Pengawas dan Pemerhati Pelayanan Publik Bangka Belitung (LP5 Babel), Jumli Jamaludin , mengatakan masih terdeteksinya oleh tim gugus covid-19 di Bangka Belitung terkait kasus penyebaran covid-19 melalui transmisi lokal saat ini mesti menjadi perhatian semua pihak baik pemerintah daerah terkait maupun berbagai kalangan masyarakat di Bangka Belitung di Kota dan Kabupaten.

"Maka hal ini mesti menjadi fokus dan perhatian semua pihak. Protokol kesehatan sudah semestinya diterapkan seoptimal mungkin, dan tidak bisa dianggap remeh atau disepelekan. Sebab itu pengawasan dan pemantauan ditempat yang menjadi titik-titik ramai interaksi bagi masyarakat seperti di pasar-pasar atau pusat perbelanjaan,"jelas Jumli Jamaludin.

Menurut Jumli, pengawasan dan pemantauan oleh pihak pemerintah harus terus dilakukan dengan bertujuan bukan melarang bagi masyarakat tersebut untuk melakukan aktivitas seperti berbelanja dan berdagang atau mengunjungi tempat tersebut ataupun melakukan aktivitas lainnya.

"Harus diberikan ketegasan agar tetap melaksanakan dan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah itu sendiri. Sehingga tidak menjadi abai begitu saja. Apalagi saat ini berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak terkait di Bangka Belitung di media baru-baru ini bahwa diketahui transmisi lokal dapat menjadi ancaman penyebaran Covid-19 di Babel,"ungkapnya.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved