Virus Corona

Antisipasi Penularan Virus Corona, Mau Keluar Masuk Jakarta? Ini Cara Mengurus Dokumen Perjalanannya

DKI Jakarta termasuk provinsi yang menempati peringkat teratas jumlah pasien yang positif terinfeksi Virus Corona di Indonesia.

ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI
Petugas kepolisian mengarahkan calon pemudik yang terjaring razia penyekatan di Pintu Tol Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat, untuk menaiki bus yang akan membawa mereka ke Terminal Pulo Gebang, Jakarta, , Kamis (21/5/2020). Calon pemudik yang terjaring razia penyekatan oleh Polda Metro Jaya tersebut dibawa ke Terminal Pulo Gebang untuk kemudian diarahkan kembali menuju Jakarta, 

BANGKAPOS.COM--DKI Jakarta termasuk provinsi yang menempati peringkat teratas jumlah pasien yang positif terinfeksi Virus Corona di Indonesia.

Apalagi daerah ini menjadi zona merah sejak ditemukannya pasien pertama yang tertular Covid-19.

Tentu saja tingginya angka orang tertular Virus Corona ini membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengambil langkah tegas guna meminimalisir penularan Covid-19.

Kisah Pria Kenakan Hazmat Keliling Teriak Ajak Warga, Ingin Seperti Aquador, Ayo Keluar Rumah

Untuk itu Pemprov DKI resmi mengeluarkan Peraturan Gubernur ( Pergub) Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Berpergian Keluar dan Masuk Jakarta Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Otomatis dengan adanya aturan ini, bagi warga di Jakarta yang hendak melakukan perjalan ke luar Jabodetabek, wajib mengurus Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) lebih dulu.

Bila ada masyarakat di Jakarta yang karena tugas atau kebutuhan mendesak terpaksa melakukan perjalan keluar Jabodetabek usai Lebaran nanti, maka harus mengurus SIKM lebih dulu.

Begitu juga bagi warga luar Jabodetabek yang ingin masuk ke Jakarta.

Dua Pria Ini Raup Rp 200 Juta Hanya Modal Benda Ini, Tapi Naas Berhasil Ditangkap Polisi

Ini Perlu diketahui, SIKM tak hanya berlaku bagi 11 sektor pekerjaan yang dikecualikan, namun juga bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan mendasar, seperti pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan, mengunjungi keluarga inti yang sakit keras atau meninggal.

Dalam Pergub 47 Pasal 9 dijelaskan bila ada dua jenis SIKM, yakni bersifat perjalanan berulang dan perjalanan sekali.

Tangkapan layar laman pengajuan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta dalam situs corona.jakarta.go.id.
Tangkapan layar laman pengajuan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) Jakarta dalam situs corona.jakarta.go.id. (Dokumen Pribadi)

(2) @SIKM yang bersifat perjalanan berulang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, diperuntukkan bagi: a. pegawai/pekerja, pelaku usaha, atau orang asing yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta, namun tempat kerja/tempat usaha berada di luar Jabodetabek; atau b. pegawai/pekerja, pelaku usaha, atau orang asing yang berdomisili di luar Jabodetabek, namun tempat kerja/ tempat usaha berada di Provinsi DKI Jakarta.

KAPAL Perang Siluman Tercanggih Ini Bakal Dibuat Khusus Guna Perkuat Alutsista Armada Militer

Halaman
123
Editor: nurhayati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved