Virus Corona

Doni Monardo Prihatin Warga Tidak Patuhi Aturan saat Kritis Penularan Covid-19 di Akhir Ramadhan

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo memperingatkan masyarakat akan risiko penularan Virus Corona pada 2 minggu t

Tribunnews/Irwan Rismawan
Warga berbelanja pakaian yang dijual pedagang kaki lima di atas trotoar Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Senin (18/5/2020). Meski kawasan niaga Pasar Tanah Abang telah tutup selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun sebagian oknum pedagang tetap menggelar lapaknya di sejumlah titik seperti di atas trotoar dan di gang perkampungan setempat. 

BANGKAPOS.COM - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo memperingatkan masyarakat akan risiko penularan Virus Corona pada 2 minggu terakhir.

Ia menyebutkan bahwa menjelang dan akhir Lebaran merupakan saat-saat kritis penularan virus tersebut.

Doni mengungkapkan keprihatinannya terkait adanya sejumlah masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, dan masih melakukan kegiatan yang dilarang.

Dilansir KompasTV, Kamis (21/5/2020), Doni menyoroti adanya sejumlah masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan.

"Saya sangat prihatin karena masih ada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan," ujar Doni melalui sambungan video, Rabu (20/5/2020).

Doni menuturkan jika masyarakat mau dengan serius menerapkan pencegahan sesuai aturan pemerintah, maka kurva penyebaran Virus Corona di Indonesia dapat ditekan ke angka yang lebih rendah.

"Kalau kita dalam 2 minggu terakhir ini, sungguh-sungguh, serius, maka apa yang tadi disampaikan Pak Menteri Bappenas, kurva yang satu, itu bisa turun lagi menjadi nol koma sekian," terang Doni.

Dengan menurunnya angka kurva tersebut menjadi dibawah angka 1, itu berarti risiko penularan Covid-19 yang terjadi juga akan semakin berkurang.

Namun yang terjadi di tengah masyarakat saat ini malah adanya pengabaian dan ketidakpedulian akan risiko tersebut.

Hal itu didukung dari banyaknya pemberitaan mengenai sejumlah kerumunan di bandara atau pusat perbelanjaan.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved