Berita Sungailiat

Sampaikan Tausiah, Mulkan Sebut Ada Tiga Kebahagian Umat Muslim Menemui Hari Raya Idul Fitri

Bupati Bangka Mulkan menutup akhir bulan suci Ramadan 1441 H atau menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H dengan menjadi penceramah

Bangkapos.com/Edwardi
Bupati Bangka Mulkan menutup akhir bulan suci Ramadan 1441 H atau menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H dengan menjadi penceramah menanti berbuka puasa di Masjid Agung Sungailiat, Sabtu (23/05/2020) menjelang Salat Magrib 

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Bupati Bangka Mulkan menutup akhir bulan suci Ramadan 1441 H atau menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H dengan menjadi penceramah menanti berbuka puasa di Masjid Agung Sungailiat, Sabtu (23/05/2020) menjelang Salat Magrib.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Pemkab Bangka dengan RRI Sungailiat.

Tema tausiyah Mulkan, yakni Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H dan Tiga Kebahagiaan Menyambut Idul Fitri.

 Mulkan mengatakan tidak terasa satu bulan penuh kita menjalankan ibadah puasa Ramadan 1441 H sudah berakhir.

"Satu bulan penuh kita menahan lapar dan dahaga dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari , di saat bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan akan pergi di situasi yang tidak normal ini karena pandemi Covid-19 ini, besok pagi kita dipertemukan dalam momen kegembiraan Hari Raya Idul Fitri," kata Mulkan.

Ditambahkannya di hari kemenangan ini mungkin ada di antara kita yang bertanya-tanya kegembiraan apa yang patut kita rayakan saat Idul Fitri tiba.

"Apakah hanya sekedar datang dan berlalunya suatu hari tanpa ada arti sebagaimana hari-hari yang lain, atau ada sebuah keistimewaan yang patut kita banggakan di esok hari," ujar Mulkan.

Diungkapkannya ada tiga kebahagiaan bagi umat muslim dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri, yang pertama yaitu bahagia telah sempurna memenuhi bulan Ramadan dengan menjalankan perintah berpuasa. Kedua, bisa berbagi dengan saudara seiman dengan memenuhi ibadah Zakat Fitrah, dan ketiga bisa berbahagia dengan halal bihalal ataupun bersilahturahim, saling memaafkan kesalahan, menghapus luka dan mempererat jalinan persaudaraan.

"Ditengah pandemi wabah Covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini termasuk di Provinsi Bangka Belitung yang kita cintai ini, harus kita akui bahwa berhasil menjumpai bulan Ramadan dengan kondisi fisik dan mental yang sehat sehingga mampu melaksanakan perintah puasa dengan khidmat adalah anugrah yang besar dari yang Maha Kuasa," imbuh Mulkan.

Menurutnya bisa membayangkan bagaimana orang-orang meninggal dunia sesaat menjelang datangnya bulan Ramadan, mereka tidak bisa menjumpai bulan Ramadan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan ini.

"Padahal di bulan Ramadan ini kita mendapatkan bonus pahala berlipat dan kesempatan melebur dosa-dosa yang pernah dilakukan," kata Mulkan.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved