Selegram Cantik Bikin Heboh Lelang Keperawanan Rp 2 Miliar Akhirnya Minta Maaf dan Menangis

Namun setelah mendapat hujatan hingga dilaporkan ke pihak kepolisian, Sarah Keihl meminta maaf atas kehebohan yang dibuatnya.

Instagram Sarah Keihl
Sarah Keihl lelang keperawanan untuk donasi kepada pejuang Covid-19 

BANGKAPOS.COM--Demi mendapatkan popularitas di tengah pandemi Virus Corona, selebgram Sarah Keihl membuat konten melelang keperawanannya dengan harga Rp 2 Miliar.

Alasannya melelang keperawanannya ini untuk membantu warga yang terdampak Covid-19. Tentu saja  videonya yang beredar di media sosial tersebut viral yang menuai kecaman para nitizen.

Namun setelah mendapat hujatan hingga dilaporkan ke pihak kepolisian, Sarah Keihl meminta maaf atas kehebohan yang dibuatnya.

Tangisnya pecah saat meminta maaf atas videonya yang sempat menghebohkan Indonesia tentang lelang keperawanan.

Ditemani dr Tirta, Sarah Keihl menyampaikan permintaan maafnya dari markas gugus tugas relawan Covid-19 di Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Lewat Instagram TV yang diunggah dr Tirta, terlihat Sarah menangis saat meminta maaf.

Dengan suara terbata-bata dan sempat terhentu, Sarah Keihl mengaku kecewa atas sikap masyarakat yang tidak mematuhi anjuran PSBB.

Oleh karena itu ia membuat video sarkas untuk menyindir masyarakat yang tidak displin dalam menjalani anjuran pemerintah terkait PSBB.

"Saya Sarah memita maaf kepada masyarakat Indonesia karena telah membut gaduh atas berita saya kemarin. Sebetulnya ini adalah bentuk kekecewaan saya karena selama ini saya sudah disiplin dalam menjalani PSBB dimana saya nggak pernah keluar rumah," kata Sarah Keihl dalam video permintaan maafnya, Sabtu (23/5/2020).

"Dan kalau keluar rumah saya hanya melakukan aksi sosial yakni melakukan penyemprotan desinfektan di rumah warga-warga dan setelah itu saya juga membantu masyarakat," ungkapnya.

Halaman
123
Editor: nurhayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved