Virus Corona

Tak Diperbolehkan Shalat Idul Fitri di Masjid, Mahasiswa Taiwan asal Babel Gelar Shalat di Asrama

Mahasiswa asal Babel yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Taiwan, terpaksa merayakan hari kemenangan di negeri orang

Ist Windy
Situasi persiapan lebaran di asrama mahasiswa Taiwan saat membersihkan ruangan untuk shalat idul fitri 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mahasiswa asal Babel yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Taiwan, terpaksa merayakan hari kemenangan di negeri orang tanpa berkumpul bersama keluarga.

Sebab peraturan penerbangan yang begitu ketat serta menuruti himbauan pihak kampus untuk sementara tidak pulang ke tanah air terlebih dahulu.

Namun hari kemenangan tetap mereka rayakan dengan seadanya, tidak seperti pada tahun sebelumnya yang selalu melaksankan shalat idul fitri di masjid yang di Taiwan.

Windy mahasiswi di Hsing Wu (HWU) Taiwan mengatakan, kali ini mengikuti himbauan pemerintah Taiwan untuk tidak melakukan perkumpulan, jadi beberapa masjid di Taiwan tidak menggelar shalat idul fitri berjamaah.

Situasi persiapan lebaran di asrama mahasiswa Taiwan saat membersihkan ruangan untuk shalat idul fitri
Situasi persiapan lebaran di asrama mahasiswa Taiwan saat membersihkan ruangan untuk shalat idul fitri (Ist Windy)

"Jadi kita tetap melakukan shalat berjamaah bersama di asrama. Kita kan ada pengurus mushola jadi mereka yang membentuk kepanitian persiapan shalat ied di asrama, yang menjadi imamnya juga tetap dari kita anak laki-laki yang sebelumnya sudah belajar dulu," ujar Windy kepada Bangkapos.com, Sabtu (23/05/2020)

Dia menyebutkan shalat nya nanti juga akan di bagi waktunya, mengingat ruangan untuk melaksnakan shalat tidak terlalu besar.

"Yang akan dilaksanakan di gedung Asrama Linkou gao zhong Lantai 4, mengingat kapasitas ruangan yang tidak cukup, Adapun pembagian kloter/gelombang waktu shalat. kloter 1 : 07:15-08:00 wktu Taiwan, kloter 2 : 08:15-09:00, kloter 3 : 09:15- Selesai," sebutnya

Menurutnya lebaran kali ini adalah lebaran kali ketiga ia serta teman-temannya yang sedang menempuh pendidikan jauh dari keluarga dan tidak merayakan hari lebaran bersama.

"Udah biasa lebaran jauh dari keluarga kaya gini, tapi biasanya dua tahun terakhir selalu shalat di masjid bareng-bareng umat islam lainnya yang ada di Taiwan, tahun ini kita terpaksa di asrama," tuturnya

Berbagai persiapan pun telah dilaksanakan, tak sebegitu sibuk seperti persiapan di Indonesia hanya seadanya saja.

"Kita juga hari ini kan libur, ada yang masih kerja juga part time, jadi tidak begitu sibuk juga. Kalau masak-masak ada sebagian kamar yang memang masak. Tapi lebih seringnya kita beli di warung Indonesia yang deket asrama, soalnya kan asrama ga ada kompor untuk masak," ucapnya

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved