Viral Video Pria Berhazmat Ajak Masyarakat Langgar PSBB : Kami Cepek, Ayo Keluar Rumah Semua

Jagat media sosial kembali ramai dengan viralnya video yang mencerminkan ketidakpatuhan masyarakat Indonesia terhadap peraturan Pembatasan Sosial

Tangkapan layar Instagram @ndorobeii
Pria berhazmat ajak masyarakat langgar PSBB 

Viral Video Pria Berhazmat Ajak Masyarakat Langgar PSBB : Kami Cepek, Ayo Keluar Rumah Semua

BANGKAPOS.COM - Jagat media sosial kembali ramai dengan viralnya video yang mencerminkan ketidakpatuhan masyarakat Indonesia terhadap peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Usai ramai sejumlah peristiwa yang bikin geregetan beberapa waktu lalu, seperti antrean yang mengular di Bandara Soetta hingga orang yang menolak teguran petugas PSBB, kini viral video seseorang berpakaian hazmat yang berteriak di pinggir jalan dan mengajak masyarakat untuk semakin nggak mengindahkan peraturan PSBB dengan keluar rumah.

Detik-detik M Nuh Buruh Harian Ngeprank Lelang Motor Presiden Jokowi Seharga Rp 2,55 M

"Biar kami yang ada di dalam. Kami capek, kami capek, ayo keluar rumah semua. Kalau ingin Indonesia seperti Ekuador, ayo keluar rumah semua," ujar pria itu.

Bila dilihat sekilas, orang-orang mungkin bakal beranggapan kalo tindakan tersebut sama halnya dengan aksi pelanggaran PSBB tak terpuji lainnya yang sempat terjadi sebelumnya.

Namun, setelah ditelusuri lebih jauh, yang dilakukan pria tersebut kabarnya merupakan sebuah aksi simbolis untuk menyindir masyarakat Indonesia yang semakin nggak acuh aturan PSBB.

Mengutip Surya.co.id dari Kompas.com, pria yang diketahui merupakan warga Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, bernama Henry Sulfianto itu, mengungkapkan tujuan di balik aksinya yang didasari rasa prihatin dengan ketidakpedulian masyarakat sama bahaya covid-19.

Menurut Henry, ia semakin banyak mendapati masyarakat yang berkerumun hanya untuk membeli baju Lebaran dan lupa terhadap perjuangan tim medis.

"Kami peduli terhadap para medis yang sudah berjuang mati-matian melawan Covid-19. Di sisi lain, kami juga prihatin karena masyarakat tetap berbelanja baju menjelang Lebaran tanpa memikirkan risiko penyebaran Covid-19," kata Henry selepas melakukan aksi.

Spoiler One Piece Chapter 980 : Luffy Mengamuk hingga Kanjuro Malah Menyelamatkan Momonosuke

"Kami jujur sangat prihatin. Mereka lupa ada tim medis yang terus berjuang. Banyak para medis yang berjuang untuk merawat pasien corona, tapi ini masih banyak masyarakat yang mengerumuni mal dan santai," ujar dia.

Belum lama ini, berbagai platform media sosial sempat ramai dengan tanda tagar #IndonesiaTerserah, yang mewakilkan kekecewaan warganet soal kebijakan pemerintah yang dinilai semakin melonggarkan pergerakan masyarakat menjelang Lebaran.

Selain itu, pesan protes tersebut kian diperkuat dengan beredarnya unggahan foto tenaga medis membawa tulisan "Indonesia Terserah".

artikel ini telah tayang di Hai

Penulis: tidakada006
Editor: Evan
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved