Berita Pangkalpinang

183 Warga Binaan Lapas Kelas II A Tuatunu Pangkalpinang Dapat Remisi Idul Fitri

Lapas Kelas II A Tuatunu Pangkalpinang memberikan remisi kepada 183 Warga Binaan berkaitan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriah.

iST/ Komunitas Lebah Kelulut
Ilustrasi - Pelatihan ternak lebah Kelulut di Lapas Tuatunu, Pangkalpinang, Sabtu (3/11/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Lapas Kelas II A Tuatunu Pangkalpinang memberikan remisi kepada 183 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berkaitan dengan hari raya Idul fitri 1441 Hijriah.

Kalapas Kelas II A Tuatunu, Pangkalpinang, Kunrat mengatakan pemberian remisi secara rutin diberikan pada bulan Ramadhan atau hari raya Idul fitri kepada WBP yang telah memenuhi persyaratan.

"Mengenai remisi tentunya diberikan berdasarkan kriteria penilaian, selama mereka berkelakuan baik, tidak melanggar dan juga persyaratan-persyaratan yang lain sudah terpenuhi maka kita akan berikan remisi tersebut," ujar Kunrat saat diwawancarai Bangkapos.com, Minggu (24/05/2020).

Total sebanyak 183 WBP dibagi dalam dua kategori yakni remisi khusus 2020 normal sebanyak 172 WBP, dan 11 sisanya masuk dalam kategori remisi khusus 2020 PP99 (terkait tindak pidana korupsi).

"Memang variasi ada yang 15 hari, 1 bulan atau 1 bulan 15 hari dan ada yang 2 bulan, ini adalah dalam rangka kita memotivasi mereka juga bahwa remisi ini adalah penghargaan yang diberikan oleh negara karena mereka berbuat baik didalam. Dengan harapan diluar berkelakuan baik, jadi hakikatnya pemberian remisi ini adalah agar mereka memahami bahwa kebaikan itu ada rewardnya," jelasnya.

Lebih lanjut Kunrat juga berharap dengan pemberian remisi tersebut, WBP dapat dengan cepat beradaptasi dengan masyarakat dan tidak kembali melakukan tindak pidana.

"Dengan remisi ini bisa lebih cepat kembali ke keluarga dan pola-pola hidup yang baik tadi, menjadi cikal bakal dia hidup di masyarakat. Dari Lapas dia baik lalu keluar mendapat respon dari masyarakat juga baik, bisa berinteraksi kembali dan yang terpenting mereka tidak melakukan tindak pidana dan atau pelanggaran-pelanggaran lainnya," ungkapnya. 

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved