Virus Corona

JIKA Warga Nekat Mudik Lebaran, Potensi Gelombang Kedua Penyebaran Covid-19 Makin Besar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat tidak mengambil sikap yang tak mementingkan kemaslahatan orang banyak.

NET
Ilustrasi mudik 

BANGKAPOS.COM  - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat tidak mengambil sikap yang tak mementingkan kemaslahatan orang banyak. Ia berharap warga sadar besarnya potensi penularan jika mudik.

Pasalnya jika mereka tetap nekat mudik, potensi terjadinya gelombang kedua wabah corona di Jakarta menjadi besar.

"Bila terjadi arus mudik dan arus balik, potensi terjadinya gelombang kedua sangat besar. Karena itu jangan mengambil sikap yang tidak mementingkan kepentingan orang banyak," ungkap Anies dalam konferensi pers di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2020).

Sehingga sikap diam di rumah untuk kepentingan orang banyak, dan mempercepat penurunan penularan virus mesti diambil segenap pihak.

"Banyak di antara kita yang sudah terpapar covid tidak bergejala, karena tidak ada keluhan bukan berarti aman," ucap dia.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (11/3/2020).
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (11/3/2020). (KOMPAS.com/NURSITA SARI)

Pemprov DKI kata Anies sudah membuat berbagai aturan demi menekan perkembangan virus corona di Jakarta.

Mulai dari Pergub 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB, ketentuan sanksi yang tertuang dalam Pergub 41 Tahun 2020, serta larangan pergi ke luar DKI Jakarta di Pergub 47 Tahun 2020.

Menurut Anies semua bisa dikenakan sanksi tanpa terkecuali. Mereka yang berkerumun bisa ditegur dan dikenai sanksi, tanpa kecuali.

"Jajaran Pemprov bukan hanya memantau tempat ibadah, semua bisa ditegur, semua dikenakan sanksi. Karena jelas aturannya, semua kegiatan yang mengumpulkan banyak orang tidak diizinkan," ujar Anies.

Susah kembali ke Jakarta
Pemerintah telah melarang mudik lebaran tahun ini karena adanya wabah virus corona.

Meski sudah resmi dilarang, masih banyak warga khususnya di Jakarta yang nekat mudik ke kampung halamannya.

Halaman
1234
Penulis: tidakada002
Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved