Berita Pangkalpinang

Waspada Kolestrol Naik Saat Hari Lebaran, Ini Penjelasan Dokter Annisa.

Menu makanan mengandung banyak kolestrol, sehingga tidak baik bila dikonsumi secara berlebihan terutama bagi penderita beberapa penyakit.

net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Saat Hari Raya Idul Fitri, menu andalan seperti rendang, opor ayam, gulai daging dan semur kerap dikonsumsi.

Menu makanan ini mengandung banyak kolestrol, sehingga tidak baik bila dikonsumi secara berlebihan terutama bagi penderita beberapa penyakit.

Dokter Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah dr Annisa Rahmayuni menjelaskan mengenai bahaya konsumsi makanan mengandung kolestrol secara berlebihan.

"Kolesterol adalah jenis lemak dalam tubuh. Kolesterol merupakan zat yang berguna bagi tubuh, jika kolesterol berlebihan dampaknya bisa mempengaruhi kesehatan tubuh terutama jantung dan pembuluh darah,"kata dr Annisa, Minggu (24/5/2020).

Jika kolesterol yang berlebihan dapat menyebabkan penumpukan pada dinding pembuluh darah, tentunya penumpukan ini berbahaya terutama apabila terjadi penyumbatan pada pembuluh darah.

"Pembuluh darah yang tersumbat dapat mempengaruhi kinerja organ tubuh, seperti jantung, ginjal, otak, dan organ-organ lainnya," jelas dr Annisa.

Menurutnya makan makanan dengan kolesterol tinggi perlu dihindari, terutama yang sudah memiliki riwayat penyakit jantung, kolesterol, dan darah tinggi.

Sebab masih banyak makanan lain yang lebih sehat seperti buah-buahan, sayur-sayuran, susu rendah lemak dan sebagainya.

"Makan makanan berkolesterol bukan tidak diperbolehkan, asalkan jangan berlebihan saja untuk yang sudah memiliki riwayat penyakit sebisa mungkin dihindari,"tutur dr Annisa.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved