Berita Sungailiat

Jangan Berprasangka Negatif, Pasien Dijemput Petugas Kenakan Hazmat Belum Tentu Positif Covid-19

Masyarakat jangan memberikan stigma negatif pada saat melihat ada tenaga medis yang menggunakan baju Hazmat menjemput seorang pasien

(AFP/OZAN KOSE)
Ilutstrasi: Petugas medis mengenakan pakaian pelindung mengawal perempuan yang diduga terinfeksi virus corona di Istanbul, Turki, pada 12 April 2020. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Juru Bicara (Jubir) Tim GTPPC Kabupaten Bangka, Boy Yandra meminta masyarakat jangan memberikan stigma negatif pada saat melihat ada tenaga medis yang menggunakan baju Hazmat menjemput seorang pasien ke rumahnya di suatu daerah.

Sebab belum tentu pasien tersebut terinfeksi atau positif virus coorona (Covid-19).

"Ada beberapa hal yang harus diperhatikan masyarakat, karena kita saat ini berada di masa pandemi Covid-19 maka ketika ada pasien yang dijemput petugas medis ke rumahnya maka pakaian yang digunakan petugas medis ini harus sesuai SOP Covid-19, jadi masyarakat tidak boleh memberikan stigma negatif dan menyebarkan berita soal itu kepada orang lain karena bisa menimbulkan berita hoax," kata Boy Yandra kepada Bangkapos.com, Senin (25/05/2020) malam.

Ditambahkannya Boy Yandra mengacu pada keinginan pemerintah untuk menetapkan new normality , menurut saya belum tepat kalau mau diterapkan di semua daerah.

Gugus Tugas Bangka 2 Hari Telusuri Kabar Pasien Covid-19 Meninggal Dunia, Ini Hasilnya Kata Boy

"Dimana kita lihat dari segi peningkatan kasus penularan epidemiloginya Kasus semakin meningkat seluruh Indonesia, dimana saat ini ada 22.271 kasus positif Covid-19 dan ini semakin bertambah setiap hari. Dan zindonedia juga belum melewati titik krusial atau puncak pandemi Covid-19," imbuh Boy Yandra.

Dilanjutkannya, jadi new normality itu baru berhasil apabila kasus berhasil terlewati atau terkendali dengan baik.

Kisah Pelayar Asal Latvia Hendak Pecahkan Rekor Keliling Dunia, Terdampar Kehabisan Makanan di Laut

Bagaimana supaya kasus ini bisa terkendali dengan baik maka diminta kepada masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.

"Selalu menjaga jarak, gunakan masker dan rajin cuci tangan sesuai protokol Covid-19 maka insyaallah wacana new normality itu bisa dicapai dengan baik," tukas Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: Hendra
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved